Berita Bali

Pembukaan Pariwisata Internasional, 6 Negara Ini Masuk Pertimbangan Akhir Masuk ke Bali 

Terkait pembukaan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 14 Oktober 2021 untuk wisatawan mancanegara nanti, pemerintah telah memperkuat persiap

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
tangkap layar Weekly Press Briefing bersama Menparekraf Sandiaga Uno yang digelar secara hybrid dari Yogyakarta. 

Jika hasil negatif maka pelaku perjalanan dapat melakukan karantina sesuai ketentuan.

Jika hasil positif dan tanpa gejala maka pelaku perjalanan melakukan isolasi di akomodasi masing-masing.

Jika hasil positif dan bergejala, maka pelaku perjalanan melakukan karantina di faskes terdekat dari akomodasi.

Pelaku perjalanan yang positif dapat melakukan tes PCR kembali pada hari ke-5, apabila negatif dapat melakukan aktivitas di luar ruangan (karantina periode adaptasi). Apabila positif perlu mengulang siklus karantina.

Disinggung bagaimana jika ada wisatawan yang terdeteksi COVID-19 saat itu, Sandiaga Uno menyampaikan akan mencontoh Phuket Sandbox.

“Dan jika ada wisatawan yang terdeteksi COVID-19, mencontoh Phuket Sandbox, ada beberapa kebijakan yang dapat diambil antara lain pembatasan kegiatan (wisata di destinasi tertentu), pembatasan kegiatan hanya di lingkungan hotel/resort,” ungkap Sandiaga Uno.

Kemudian menutup perbatasan kembali (End of Project), pemerintah terus mematangkan berbagai alternatif emergency exit/contingency plan dengan berbagai pihak, terutama BNPB, Satgas Covid-19, dan Kemenkes.

Disinggung bagaimana keputusan pemerintah mempersingkat masa karantina, Sandiaga Uno mengungkapkan masih belum final.

“Untuk karantina sendiri, usulan karantina dipersingkat menjadi 4 sampai 5 hari namun belum final decision. Pertimbangan utama pemangkasan durasi karantina adalah hitungan inkubasi,” jelasnya.

Catatan terbaru yang saya peroleh, masa rata-rata inkubasi COVID-19 adalah 3,7 hingga 3,8 hari.

Selain Bali, hingga saat ini menurut Permenkumham No.34/2021 belum diperbolehkan kunjungan untuk tujuan wisata. 

Bandara Sam Ratulangi dan Soekarno Hatta sampai saat ini terbuka hanya bagi pelaku perjalanan internasional dengan tujuan bisnis esensial. 

Dalam waktu dekat, Bintan akan diupayakan untuk dibuka untuk wisatawan asal Singapura dengan skema

Travel Corridor Arrangement (Safe Travel Lane).(*)

Artikel lainnya di Pembukaan Pariwisata Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved