Breaking News:

Berita Denpasar

Tinggalkan Sepatu Saat Mencuri di Denpasar, Nikson dan Seprianus Tak Berkutik Saat Diringkus Polisi

Bahkan salah satu pelaku yakni Nikson asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus diberikan hadiah timah panas yang bersarang di kaki bagian betis

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Nikson Mbura (28) dan Seprianus Lingu Bolu (22) tidak berkutik saat diamankan Satreskrim Polresta Denpasar setelah dilaporkan karena kasus pencurian dengan kekerasan (curas). 

Kaget melihat pelaku, korban lalu berteriak akan tetapi Nikson lalu memukul sebanyak dua kali pada bagian telinga belakang dan mencekik serta membekap muka korban dengan bantal.

"Setelah kejadian itu, para pelaku kabur meninggalkan TKP sementara sepatu milik tersangka tertinggal di depan kamar kos korban," imbuhnya.

"Sedangkan korban melaporkan kejadian itu ke Polresta Denpasar dan mengalami kerugian hingga Rp 2.600.00," lanjut Jansen.

Setelah menerima laporan korban, Team Resmob Satreskrim Polresta Denpasar kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mencari keterangan saksi.

Baca juga: Satreskrim Polresta Denpasar Ungkap 2 Kasus Curas, Satu Diantaranya Ada Tersangka di Bawah Umur

Hasilnya pada 8 Oktober 2021, petugas kepolisian berhasil mengendus keberadaan para pelaku yang diketahui berada di sekitar Jalan Palapa, Sidakarya, Denpasar Selatan.

Saat diamankan, satu pelaku yakni Nikskn sempat melawan sehingga petugas polisi memberikan tembakan terukur pada bagian betis kakinya.

"Setelah dilakukan pengembangan, diketahui para pelaku ini sudah beraksi di empat TKP berbeda," tambahnya.

Masing-masing TKP, Jansen menyebut di Jalan Glogor Indah, Jalan Taman Pancing dua kali dan Jalan Akasian, Denpasar, Bali.

"Dari semua TKP, pelaku mengambil handphone korbannya," terangnya.

Sementara itu, hasil pengungkapan ini petugas kepolisian berhasil mengamankan beberapa barang bukti, seperti handphone dan dompet berisi surat-surat penting korban Luh Eka Puspitawati.

Ada juga sepasang sepatu kain milik pelaku Nikson yang tertinggal di TKP, sedangkan untuk sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan para pelaku masih dalam penyelidikan.

"Kasus ini, para pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun," pungkas Jansen.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved