Breaking News:

Tipu Korban Rp 256 Juta, Begini Modus Operandi Jaksa Gadungan di Denpasar

Tipu Korban Rp 256 Juta, Begini Modus Operandi Jaksa Gadungan di Denpasar

Penulis: Putu Candra | Editor: Aloisius H Manggol
Istimewa
Ilustrasi Uang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setiaji Munawar (57) telah menjalani pelimpahan tahap II dari penyidik Polresta Denpasar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Rabu, 13 Oktober 2021.

Tersangka yang mengaku sebagai dokter saat diperiksa ini dilimpahkan terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. 

Dalam melakukan aksi penipuan, Setiaji mengaku sebagai jaksa kepada korbannya yang terbelit perkara hukum, dan bisa menyelesaikan. Atas perbuatan tersangka, korban inisial LR mengalami kerugian sekitar 265 juta.

Baca juga: Jaksa Agung Ingatkan Para Jaksa: Hindari Tingkah Laku Arogan, Hargai Masyarakat dengan Sopan Santun

"Modus operandi SM berdasarkan hasil penyidikan, bahwa korban LR bertemu dengan tersangka. Dari pertemuan tersebut LR menceritakan masalah hukum perdata yang sedang dialaminya kepada SM. SM menawarkan diri kepada LR untuk membantu menyelesaikan masalah hukumnya," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, A Luga Harlianto.

Untuk meyakinkan korban, tersangka mengatakan jika dirinya adalah jaksa yang bertugas di Kejaksaan Jakarta.

Agar korban lebih percaya, tersangka menunjukkan Surat Keterangan Perjalanan. Dimana dalam surat itu SM tertera menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Khusus Bidang Politik Keamanan.

Baca juga: Berakhir Damai, Oknum Jaksa dan Pelapor Berangkulan

Atas hal itu korban pun percaya, tersangka adalah seorang jaksa. Akhirnya korban menyerahkan uang secara bertahap kepada SM dengan jumlah keseluruhan Rp. 256.510.000.

"SM bukanlah seorang jaksa dan Surat Keterangan Perjalanan atas nama SM bukanlah produk Jaksa Agung Muda Intelijen dan tidak ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Intelijen," tegas Luga.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved