Breaking News:

CPNS Bali

CPNS Ikut Tes di BPSDM Provinsi Bali Wajib Antigen dan PCR, Diimbau Unduh Aplikasi PeduliLindungi

Tes Seleksi Kompetensi Dasar rekrutment CPNS Kota Denpasar dilaksanakan pada 14 Oktober 2021 hingga 25 Oktober 2021.

Tribun Bali
Ilustrasi CPNS - Tes Seleksi Kompetensi Dasar rekrutment CPNS Kota Denpasar dilaksanakan pada 14 Oktober 2021 hingga 25 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tes Seleksi Kompetensi Dasar rekrutment CPNS Kota Denpasar dilaksanakan pada 14 Oktober 2021 hingga 25 Oktober 2021.

Tes yang berlangsung di Kantor BPSDM Provinsi Bali ini diikuti oleh 6652 orang dari 123 formasi. 

Mulanya tes CPNS Kota Denpasar ini diikuti sebanyak 8800 orang, namun yang berhasil lolos di tes administrasi hanya 6652.

Baca juga: Esok SKD CPNS Kota Denpasar Digelar, Antisipasi Joki dan Kecurangan, Satu Sesi 200 Peserta

Saat ditemui Tribun Bali pada 7 Oktober lalu, I Wayan Sudiana selaku ketua BKPSDM Kota Denpasar mengatakan ini merupakan kerja sama antara BKPSDM Kota Denpasar dengan BKD Provinsi.

“Kita jumlahnya paling banyak, jadi jadwalnya dapat yang paling akhir yang nantinya CPNS ini akan tes di Kantor BPSDM Provinsi Bali,” terang I Wayan.

Ketika tes berlangsung, Sudiana menambahkan CPNS yang akan melaksanakan tes, wajib bisa menunjukkan hasil antigennnya dalam kurun waktu 1x24 jam dan hasil tes PCR dalam kurun waktu 2x24 jam.

Baca juga: Peserta SKD CPNS Kota Denpasar Wajib Unduh Aplikasi PeduliLindungi, Digelar 14 – 25 Oktober 2021

Ia juga mengatakan baiknya calon pegawai negeri sipil yang ikut tes men-download aplikasi PeduliLindungi untuk akses masuk dan menunjukkan surat vaksinasi.

Sebelumnya, sebanyak 1.858 pelamar CPNS di Kota Denpasar dinyatakan tak lolos seleksi administrasi.

Sudiana mengatakan ada beberapa penyebab pelamar tersebut tak lolos seleksi administrasi, yakni kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan jabatan yang dilamar.

Baca juga: Tak Ada Rekrutmen CPNS Tahun 2022, Hanya Rekrutmen PPPK, Bima: Kesejahteraan Sama

IPK tidak mencapai seperti yang dipersyaratkan, dokumen yang diunggah tidak asli hanya difotokopi, dan surat lamaran dan pernyataan yang tidak bermaterai.

Menurut Sudiana, saat ini formasi CPNS yang tidak dicari adalah tenaga kesehatan, sebab tenaga kesehatan sudah dipenuhi di tahun 2019 lalu.(*)

Berita lainnya di CPNS Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved