Berita Denpasar

Hampir Sebulan Dibuka, APPBI Bali Catat Rata-rata Kunjungan Mal Baru Mencapai 10 Hingga 20 Persen

Ketika dikonfirmasi, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bali mencatat rata-rata kunjungan di 14 mal anggota baru. 

Tribun Bali/Rizal Fanany
ILUSTRASI- Pengunjung berebut diskon dalam kegiatan Super Sale Up to 80 Persen di Level 21 Mall, Denpasar, Sabtu (26/12/2020) lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kini Mal bisa beroperasi kembali pasca diizinkan buka pada 7 September 2021 lalu.

Ketika dikonfirmasi, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bali mencatat rata-rata kunjungan di 14 mal anggota baru. 

Rata-rata kunjungan ke Mal baru mencapai angka 10 sampai 20 persen.

Hal tersebut dikarenakan selama penerapan PPKM Level Jawa-Bali hanya sektor esensial mal yang diizinkan buka dengan rata-rata kunjungan tak lebih dari 5 persen.

Hingga saat ini, menurut Ketua DPD APPBI Bali, Gita Sunarwulan, yang masih menjadi kendala di lapangan adalah penerapan aplikasi PeduliLindungi. 

"Terkadang aplikasi PeduliLindungi milik pengunjung tak bisa dioperasikan ketika harus check in di mal. Pengunjung sudah paham (terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi, red). Memang sering ada kendala aplikasi, tetapi sekarang terbantu karena bisa scan dengan aplikasi lainnya seperti aplikasi Shopee, Tokopedia, dan aplikasi sejenis,” sebutnya pada Kamis 14 Oktober 2021. 

Sementara untuk kunjungan anggota mal APPBI dengan market wisatawan mancanegara belum terlalu membaik.

Sebab hingga Kamis pagi, pihak Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali belum mencatat adanya kedatangan maskapai penerbangan luar negeri.

Jadi, kendala lainnya belum kembalinya jumlah pengunjung ke mal dengan sasaran market wisman (wisatawan mancanegara). 

Baca juga: Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka Hari Ini, Berikut Penjelasan Juru Bicara Satgas Covid-19

Baca juga: WNA dan WNI yang Belum Vaksinasi Covid-19 Tetap Bisa Masuk Indonesia, Berikut Ini Ketentuannya 

Dengan dibukanya pariwisata internasional Bali, pihaknya berharap hal itu dapat meningkatkan kunjungan tamu, khususnya mal dengan market turis internasional. 

Baca juga: Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka Hari Ini, Berikut Penjelasan Juru Bicara Satgas Covid-19

Baca juga: Mulai 1 November, YouTuber Diwajibkan Untuk Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah

“(Juga) Diharapkan bisa meningkatkan perekonomian mal dan Bali pada umumnya,” tutupnya.

(*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved