Breaking News:

Berita Bali

Terima Kiriman Narkotik Asal Amazon Amerika Selatan, WN Rusia Terancam 20 Tahun Penjara

Artem Gvozdulin (32) dihadapkan di persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 14 Oktober 2021.

Tribun Bali/Putu Candra
Terdakwa Artem Gvozdulin asal Rusia saat menjalani sidang secara daring di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Artem Gvozdulin (32) dihadapkan di persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 14 Oktober 2021.

Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia ini diadili sebagai terdakwa terkait kasus tindak pidana narkotik.

Diketahui, Artem ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dengan barang bukti narkotik golongan I jenis DMT (dimethyltryptamine) yang berasal dari Amazon Amerika Selatan. 

Baca juga: Terlibat Edarkan Narkotik Jenis Sabu dan Ekstasi, Tiga Sekawan Terancam 20 Tahun Penjara

Dalam dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Anugrah Agung Saputra Faizal memasang dakwaan alternatif kepada terdakwa.

Pada dakwaan kesatu, terdakwa dinilai melanggar pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Atau dakwaan kedua, pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Atau dakwaan ketiga, pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. Dari dakwaan itu, terdakwa terancam pidana penjara selama 20 tahun. 

Baca juga: Kendalikan Bisnis Narkotik dari Balik Jeruji Besi, Nyoman Suwedia Diganjar 12 Tahun Penjara

Terhadap dakwaan JPU, terdakwa didampingi penasihat hukumnya tidak mengajukan keberatan (eksepsi).

"Kami tidak mengajukan eksepsi, majelis hakim," ucap penasihat hukum terdakwa kepada majelis hakim pimpinan Kony Hartanto dari balik layar monitor. 

Dengan tidak diajukannya keberatan oleh pihak terdakwa, sidang langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan keterangan dari para petugas BNNP Bali yang menangkap terdakwa. 

Baca juga: Kontrol Bisnis Narkotik dari Balik Jeruji Besi, Lu Bin Jin Minta Keringanan Saat Dituntut 18 Tahun

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap sekaligus menggagalkan kasus penyalahgunaan narkotik jenis DMT (dimethyltryptamine) asal Amazon Amerika Selatan yang dilakukan oleh terdakwa. 

Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan yang dilakukan antara BNNP Bali, Bea Cukai dan Perum Angkasa Pura Ngurah Rai.

Dari pengungkapan kasus ini, petugas berhasil menggagalkan masuknya narkotik golongan I jenis DMT seberat 194,42 gram. 

Baca juga: Ditangkap dan Sita 4 Jenis Narkotik, Suhadi Diganjar 13 Tahun Penjara di Bali

Terdakwa ditangkap saat menguasai paket berisi narkotik tersebut oleh tim gabungan di tempat tinggalnya Jalan Pondok Mekar, Tukad Nangka, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Rabu 19 Mei 2021 pukul 10.50 Wita.

Ini terdeteksi dari jasa pengiriman berawal dari kecurigaan petugas terhadap sebuah paket asal Ukraina. Ketika dilakukan pencitraan dengan X Ray terlihat citra potongan kayu berwarna coklat keunguan. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved