Breaking News:

Berita Gianyar

Proses Penunjukan Lokasi, Pembangunan TPS3R di Gianyar Ditarget Rampung Desember 2021

Rencana pembuatan TPS3R setiap desa di Kabupaten Gianyar menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp44 miliar, saat ini sudah dalam proses penunj

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati 

TRIBUN-BALI COM, GIANYAR - Rencana pembuatan TPS3R setiap desa di Kabupaten Gianyar menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp44 miliar, saat ini sudah dalam proses penunjukan lokasi.

Pembangunan ditargetkan rampung Desember 2021 ini.

Sementara terkait polemik lokasi TPS3R yang hanya terjadi di Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, pihaknya pun memberikan waktu pada perangkat desa untuk menuntaskan persoalan tersebut sampai dua hari ke depan. 

Baca juga: Bangunannya Dirobohkan, Krama Pakudui Kangin Gianyar Tegaskan Tak Lakukan Perlawanan Fisik

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, Ni Made Mirnawati, Jumat 15 Oktober 2021 mengatakan, secara umum warga di Kabupaten Gianyar tidak ada yang menolak TPS3R atau pengolahan sampah di sumber.

Persoalan terkait ini hanya terjadi di Banjar Tarukan, Desa Mas.

Namun yang ditolak bukan TPS3R, melainkan mereka tidak menyetujui jika lokasinya di sana. 

"Awalnya, Tarukan dapat kan memang mereka yang mengusulkan. Ditandatangani juga oleh bendesa karena memakai lahan adat. Namun awalnya lokasinya di banjar juga, karena tanah adatnya di situ."

Baca juga: Pemkab Gianyar Kelimpungan, Vaksinasi Lansia Rendah, Sebut Data Pusat dan Daerah Tak Sinkron

"Namun entah bagaimana, lokasinya dipindah ke Banjar Tarukan dengan sistem tukar guling," ujarnya

Terkait polemik lokasi TPS3R tersebut, pihaknya memberikan batas waktu selama dua hari Perbekel Desa Mas dan Bendesa setempat menyelesaikan masalah ini.

"Masyarakat tidak setuju TPS3R di situ. Kita yakin perbekel sama bendesa masih punya waktu menyelesaikan masalah ini. Kita deadline 2 hari," ujarnya.

Baca juga: Masih Rendah, Cakupan Vaksin Anjing Rabies di Gianyar Baru 25 Persen

Pejabat asal Kelurahan Bitera ini mengatakan, target selesainya pembangunan TPS3R di semua desa yang ditunjuk adalah pada Desember ini.

Nantinya TPS3R tersebut akan dijalankan dengan sistem swakelola. 

"Target selesai dibagunnya Desember dengan sistem swakelola. Di tempat lain tidak ada yg menolak. Mereka kebanyakan memakai tanah provinsi lalu diperluas agar kapasitasnya banyak," tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved