Berita Bangli
Seluruh Titik Longsor yang Mengisolir Ratusan Warga di Tiga Desa Telah Terbuka
Seluruh titik longsor yang mengisolir ratusan warga di tiga desa, seluruhnya telah terbuka.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seluruh titik longsor yang mengisolir ratusan warga di tiga desa, seluruhnya telah terbuka.
Kendati demikian, tim gabungan masih membutuhkan sehari kedepan untuk membersihkan seluruh material longsor yang tersisa.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana mengatakan berdasarkan laporan awal, diketahui ada delapan titik longsor.
Namun, berdasarkan hasil assesment, barulah diketahui ternyata jumlah titik longsor ada sembilan.
"Itu mungkin tambahan yang kecil-kecil. Sehingga total ada sembilan. Yang besar ada dua, yakni di titik pertama dan enam, dan sisanya ringan," ujarnya.
Dandim juga mengatakan, sejatinya sejak pukul 14.30 Wita, seluruh akses jalur darat yang tertutup longsor sudah berhasil dibuka.
Dari titik pertama sampai terakhir di desa Terunyan.
Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor Bangli, Mensos Risma Petakan Lokasi Evakuasi Sementara Saat Terjadi Bencana
Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di RSU Bangli dan Beri Santunan
Namun untuk lalu lintas, masih diasesmen oleh Satlantas Polres Bangli untuk menentukan apakah sudah bisa dilintasi atau belum.
"Karena apabila kita lihat di lapangan, terutama titik enam, batu-batunya masih belum dirapikan dan labil. Disamping itu banyak kabel-kabel bertegangan tinggi milik PLN yang jatuh dan membahayakan bagi pengguna jalan. Sehingga mungkin masih dibutuhkan satu hari lagi untuk merapikan badan jalan dan merapikan kabel PLN. Sehingga aman dan layak untuk dilintasi penduduk," untkapnya.
Baca juga: Mensos Kunjungi Korban Gempa di Karangasem, Akan Diusulkan Bantuan untuk Perbaikan Bangunan Rusak
Baca juga: Penanganan Gempa Bumi, Kapolda Bali : Bahu Membahu Buka Akses Jalan dari Titik-titik Longsoran
Baca juga: KISAH Nyoman Dasi, Pria Buta yang Selamatkan Anak-Istri Saat Gempa: Astungkara Masih Disayang Tuhan
Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan pihaknya bersama Dandim 1626/Bangli telah melakukan assesment di seluruh titik longsor.
Hasilnya, dari sembilan titik longsor, hanya tinggal titik ke enam dan tujuh yang masih perlu dilakukan finishing.
"Kalau yang lainnya sudah clear. Dimungkinkan hari ini sudah bisa dilewati. Tetapi perlu adanya rambu-rambu, seperti rambu-rambu darurat, ataupun police line di kanan-kiri jalan, tepatnya titik longsor ke enam, tujuh, dan sembilan. Karena memang masih agak berbahaya di kiri jalannya. Sehingga saat dilintasi pada malam hari, tidak membahayakan bagi warga yang melintas." ujarnya.
Baca juga: Pasca Gempa 4.8 SR, Warga Jatituhu Karangasem Sementara Tidur di Tenda
Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di RSU Bangli dan Beri Santunan
Baca juga: Bupati Suwirta Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Musibah Gempa Bumi di Karangsem
Mengenai kabel-kabel, lanjut Kapolres, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PLN.
Dan kemungkinan sore ini, hingga esok pagi, kabel yang melintang sudah bisa dirapikan.
"Untuk pasangan rambu, besok kita lakukan," tandasnya.
(*)