Breaking News:

Berita Bangli

Seluruh Titik Longsor yang Mengisolir Ratusan Warga di Tiga Desa Telah Terbuka

Seluruh titik longsor yang mengisolir ratusan warga di tiga desa, seluruhnya telah terbuka.

Fredey Mercury
Kondisi titik longsor ke tujuh di Banjar Cemara Landung Desa Terunyan, Kintamani yang sudah bisa dilintasi, Senin (18/10). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seluruh titik longsor yang mengisolir ratusan warga di tiga desa, seluruhnya telah terbuka.

Kendati demikian, tim gabungan masih membutuhkan sehari kedepan untuk membersihkan seluruh material longsor yang tersisa.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana mengatakan berdasarkan laporan awal, diketahui ada delapan titik longsor.

Namun, berdasarkan hasil assesment, barulah diketahui ternyata jumlah titik longsor ada sembilan.

"Itu mungkin tambahan yang kecil-kecil. Sehingga total ada sembilan. Yang besar ada dua, yakni di titik pertama dan enam, dan sisanya ringan," ujarnya.

Dandim juga mengatakan, sejatinya sejak pukul 14.30 Wita, seluruh akses jalur darat yang tertutup longsor sudah berhasil dibuka.

Dari titik pertama sampai terakhir di desa Terunyan.

Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor Bangli, Mensos Risma Petakan Lokasi Evakuasi Sementara Saat Terjadi Bencana

Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di RSU Bangli dan Beri Santunan

Namun untuk lalu lintas, masih diasesmen oleh Satlantas Polres Bangli untuk menentukan apakah sudah bisa dilintasi atau belum.

"Karena apabila kita lihat di lapangan, terutama titik enam, batu-batunya masih belum dirapikan dan labil. Disamping itu banyak kabel-kabel bertegangan tinggi milik PLN yang jatuh dan membahayakan bagi pengguna jalan. Sehingga mungkin masih dibutuhkan satu hari lagi untuk merapikan badan jalan dan merapikan kabel PLN. Sehingga aman dan layak untuk dilintasi penduduk," untkapnya.

Baca juga: Mensos Kunjungi Korban Gempa di Karangasem, Akan Diusulkan Bantuan untuk Perbaikan Bangunan Rusak

Baca juga: Penanganan Gempa Bumi, Kapolda Bali : Bahu Membahu Buka Akses Jalan dari Titik-titik Longsoran

Baca juga: KISAH Nyoman Dasi, Pria Buta yang Selamatkan Anak-Istri Saat Gempa: Astungkara Masih Disayang Tuhan

Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan pihaknya bersama Dandim 1626/Bangli telah melakukan assesment di seluruh titik longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved