Berita Bangli

Terdampak Gempa, SMPN 5 Tembuku Bangli Tunda Pembelajaran Tatap Muka

SMPN 5 Tembuku merupakan salah satu sekolah yang tidak mengikuti PTM terbatas serentak pada tanggal 27 September.

Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi sekolah - Terdampak Gempa, SMPN 5 Tembuku Bangli Tunda Pembelajaran Tatap Muka 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dampak bencana gempa bumi yang terjadi di Bangli, mengakibatkan sejumlah kegiatan mengalami gangguan.

Misalnya di sektor pendidikan, SMPN 5 Tembuku yang rencananya mulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Senin (18/10/2021) terpaksa urung dilakukan.

Diketahui, SMPN 5 Tembuku merupakan salah satu sekolah yang tidak mengikuti PTM terbatas serentak pada tanggal 27 September 2021.

Hal ini dikarenakan jumlah ruang kelas yang tersedia sangat terbatas, lantaran sejumlah ruang kelas masih dalam proses rehab.

Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor Bangli, Mensos Risma Petakan Lokasi Evakuasi Sementara Saat Terjadi Bencana

Kepala SMPN 5 Tembuku I Ketut Sukarta mengatakan, sesuai rencananya PTM terbatas di SMPN 5 Tembuku dilaksanakan pada hari Senin (18/10/2021) dengan shift.

Dimana tiap kelas, PTM akan digelar dua kali seminggu.

"Ini dikarenakan sejumlah ruang kelas masih dalam proses rehab.

Hanya ada dua kelas saja yang tersisa," ucapnya.

Kendati demikian, rencana tersebut akhirnya ditunda karena atap di beberapa ruang kelas rusak akibat diguncang gempa. Sehingga perlu perbaikan beberapa saat, hingga kondisi ruang kelas kondusif.

"Setidaknya ada lima ruang kelas yang atapnya rusak terdampak gempa, selain juga plafon yang jebol di beberapa ruang kelas," sebutnya.

Mengenai kejadian tersebut, Sukarta mengaku sudah melapor ke Disdikpora Bangli. Rencananya perbaikan atap yang rusak itu direncanakan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Sesuai hasil koordinasi demikian. Namun jika dananya tidak mencukupi, kami akan mengajukan bantuan rehab.

Ini dikarenakan dana BOS di SMPN 5 Tembuku kecil," ungkapnya.

Disisi lain, pihaknya belum bisa memastikan kapan perbaikan bisa dilakukan.

Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di RSU Bangli dan Beri Santunan

Namun Sukarta menegaskan pihaknya akan mengupayakansecepatnya sehingga proses belajar mengajar bisa digelar secara tatap muka.(*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved