Berita Denpasar
Maulid Nabi di Kampung Islam Kepaon Denpasar Digelar Terbatas, Pawai dan Sunatan Massal Ditiadakan
Warga Kampung Islam Kepaon, Desa Pemogan, Denpasar menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa 19 Oktober 2021
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Kampung Islam Kepaon, Desa Pemogan, Denpasar menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa 19 Oktober 2021.
Perayaan Maulid Nabi ini digelar di Masjid Al-Mujajirin Kepaon.
Namun pada pelaksanaan kali ini digelar terbatas dikarenakan masih dalam suasana PPKM serta pandemi Covid-19.
Peserta yang dilibatkan dalam peringatan Maulid Nabi ini hanya 30 persen dari kapasitas masjid.
Baca juga: Sejarah Kampung Islam Kepaon di Denpasar Bali
"Dulu saat hari biasa bisa sampai 2.600-an orang yang terlibat.
Namun karena pandemi kami batasi hanya 30 persen dari kapasitas masjid," kata Ketua PHBI Masjid Al-Muhajirin, Abdul Kadir Jaelani didampingi Ketua Masjid Mohammad Anwar.
Ada beberapa rangkaian acara yang tak digelar tahun ini dikarenakan pandemi seperti pawai taaruf, sunatan massal, serta donor darah.
"Yang memancing kerumunan biasanya pawainya, sehingga kami tiadakan.
Termasuk sunatan massal juga kami tiadakan," katanya.
Rangkaian acara dimulai pukul 07.30 Wita dengan dzikir oleh Sekaan Dzikir.
Selanjutnya warga membawa bale suji yang berisi telur dan juga telur hias ke masjid.
Namun untuk tahun ini tak banyak bale suji yang dibawa ke masjid.
"Dulu sampai 50 bale suji, sekarang paling maksimal 10.
Tapi umat yang ke masjid pasti bawa saja telur hias," katanya.
Baca juga: Puasa Ditengah Pandemi Covid-19, Kepala Dusun Kampung Islam Kepaon Denpasar Atur Penjualan Takjil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-di-kampung-islam-kepaon-kota-denpasar.jpg)