Breaking News:

Berita Tabanan

2.386 Bansos PKH dan BPNT Belum Dicairkan, Dinsos Tabanan Targetkan Sepekan untuk Selesaikan

Dinas Sosial Tabanan pun meminta waktu dalam satu pekan kepada pendamping Bantuan Sosial (Bansos) mengurus sejumlah masalah tersebut

Tribun Bali/Made Prasetya Aryawan
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyebutkan ada Rp 450 Miliar total dana bansos yang masih belum tersalurkan.

Di Tabanan diakui memang masih ada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerimanya pada periode Juli, Agustus dan September 2021 karena terkendala berbagai faktor.

Total ada 2.386 penerima bansos yang belum bisa mencairkan bantuan tersebut.

Dinas Sosial Tabanan pun meminta waktu dalam satu pekan kepada pendamping Bantuan Sosial (Bansos) mengurus sejumlah masalah tersebut.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Muatan Ikan Hampir Terperosok di Jembatan Yeh Nu Tabanan, Dua Orang Luka-luka

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Sosial Tabanan, ada dua jenis bantuan yang belum cairkan Bansos periode bulan Juli, Agustus, September di Tabanan.

Rinciannya, dari total 13.569 KPM Bansos PKH, yang belum pencairan sebanyak 460 orang.

Kemudian, dari total penerima KPM Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang belum transaksi sebanyak 1.926 dari jumlah penerima 21.232 KK.

"Nggih, memang ada beberapa yang belum tersalurkan. Jadi prosesnya itu seperti ini, awalnya dari pusat, kemudian langsung masuk ke rekening si penerima.

Jadi tidak ada dana yang mengendap di kita (Pemkab)," ungkap Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan saat dikonfirmasi, Rabu 20 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, pencairan bansos pada dasarnya sudah masuk ke KKS atau Kartu Keluarga Sejahtera sebagai penerima.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved