Breaking News:

Berita Tabanan

40 SDN di Tabanan Bakal Diregrouping pada 2022, Dinas Pendidikan Akui Masih Proses Pendataan

Sebab, selama ini pihaknya masih proses pendataan sekolah yang kemungkinan akan bisa dilakukan regrouping atau penggabungan

40 SDN di Tabanan Bakal Diregrouping pada 2022, Dinas Pendidikan Akui Masih Proses Pendataan
net
ilustrasi SD

Kemudian untuk mengurai jumlah tenaga pendidik agar merata karena kekurangan guru.

"Jadi syaratnya adalah jumlah siswa kurang dari 60 orang. Karena jika kurang itu akan berdampak pada dana BOS selama 3 tahun berturut-turut. Kemudian juga salah satu untuk mengurai kekurangan guru," jelasnya.

Sehingga, kata dia, regrouping ini diusulkan untuk mengantisipasi dua hal tersebut.

Terlebih lagi, saat ini ada kekurangan 500 orang guru di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan akan terus bergerak setiap tahunnya.

"Untuk jumlah detail saya tidak hafal, yang jelas masih kurang guru. Di SD sekitar 400 sampai 500 orang lebih kekurangan kita karena pasti ada pensiun.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Muatan Ikan Hampir Terperosok di Jembatan Yeh Nu Tabanan, Dua Orang Luka-luka

Dan ini pasti bergerak terus angkanya. Makanya sebisa mungkin melakukan regrouping terhadap sekolah-sekolah yang berpotensi diregrouping. Nanti melalui korwil mana yang layak diregrouping," katanya.

Putra melanjutkan, usulan ini nantinya akan ditindaklanjuti ke pemuka atau tokoh masyarakat setempat. Saat ini tim di lapangan masih melakukan proses pendataan.

"Saat ini tim kita masih memerintahkan korwil melakukan pengawasan atau memantau sikon sekolah-sekolah yang potensial diregrouping," tandasnya.

Artikel lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved