Breaking News:

Bali

Anggota DPR RI Nyoman Parta dan Pelaku Pariwisata Tolak Syarat Masuk Bali Pakai Tes RT-PCR

perjalanan orang menggunakan moda transportasi udara, laut dan darat yang dilakukan pengetatan dokumen syarat perjalanan.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa/dok.bio farma
Hingga akhir Mei 2020, Indonesia memproduksi 100.000 kit Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) 

“Sekarang malah terjadi perubahan regulasi yang mempersulit penumpang domestik datang ke Bali yang awalnya penumpang dari dan ke Jawa-Bali boleh menggunakan test antigen sekarang berubah harus menggunakan test PCR,” ucapnya.

“Jadi ketika Bali masih level, penerbangan dari dan ke Jawa-Bali cukup dengan hasil test antigen kenapa ketika level PPKM dan kasus covid sudah mulai melandai malah harus pakai hasil test PCR?,” tanyanya heran.

Baca juga: Barista Asal Bali Ini Akan Wakili Indonesia Pada World Cup Tasters Championship 2021

Padahal, menurutnya saat ini mulai ada peningkatan kedatangan wisatawan domestik ke Bali.

Dari data yang didapatkannya dari Angkasa Pura I, setiap hari menurutnya selalu terjadi kenaikan penumpang domestik ke Bali.

Bahkan, pada Kamis (21/10) tercatat jumlah penumpang domistik yang datang ke Bandara I Gusti Ngurah Rai sejumlah 9.637 orang.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Menteri Dalam Negeri dan Satgas Covid-19 merevisi Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali dan Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tidak hanya itu, penolakan serupa juga disuarakan oleh para pelaku pariwisata Bali.

Salah seorang pelaku pariwisata Bali, Ketut Budi misalnya juga menyebut jika penerapan peraturan tersebut justru akan membuat jumlah tamu domestik ke Bali semakin menurun.

Apalagi, saat ini pariwisata Bali ditopang oleh para tamu domestik yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.

“Kami driver freelance sangat berat sebenarnya, dengan adanya instruksi baru tentang tamu yang ke Bali harus PCR lagi, itu membuat tamu yang ke Bali lebih sedikit lagi. Sedangkan di Bali kan baru pemulihan ekonomi, sekarang udah mulai ramai, dan sekarang ada aturan baru itu akan membuat tamu sepi lagi,” tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved