Breaking News:

Berita Tabanan

FAKTA-FAKTA KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Terkait OTT Salah Satu Pejabat?

Berikut Fakta-fakta KPK Geledah Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Terkait OTT Salah Satu Pejabat?

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Sejumlah petugas KPK saat melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PUPRPKP Tabanan, Rabu 27 Oktober 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan, Rabu 27 Oktober 2021.

Dihimpun dari Kompas.com pada Kamis, 28 Oktober 2021, Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana membenarkan kedatangan penyidik KPK tersebut.

Kedatangan penyidik KPK menurutnya terkait penyitaan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dana insentif daerah (DID) pada 2018.

"Secara singkatnya (berkaitan dengan) dana DID 2018," kata Yudiana kepada wartawan, Rabu, 27 Oktober 2021.

Yudiana tidak menjelaskan lebih juah keterkaitan Pemkab Tabanan dalam alokasi dana tersebut.

Namun, dirinya mengungkapkan bila penggeledahan tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di salah satu dirjen atau kementerian.

"Sehingga diduga ada pejabat negara yang dari Tabanan dalam artian terlibat sehingga beliau bapak-bapak (penyidik KPK) tadi melakukan tugasnya melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen-dokumen yang diduga ada kaitannya pokok perkara. Itu saja," kata dia.

Baca juga: Kantornya Digeledah KPK, Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan: Mungkin Menindaklanjuti OTT di Kemenkeu

90 Dokumen Disita

Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan mengatakan bila terdapat 90 dokumen yang dibawa oleh penyidik KPK tersebut.

"Itu semua terkait dokumen yang juga ada kontrak kerjanya," kata Yudiana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved