Tips Kesehatan
Ciri-ciri Infeksi HIV, Waspada Ruam pada Kulit
Ciri-ciri infeksi HIV, waspada ruam pada kulit, begini gejala yang harus diwaspadai
TRIBUN-BALI.COM - Ciri-ciri infeksi HIV, waspada ruam pada kulit, begini gejala yang harus diwaspadai.
Ruam pada kulit bisa menjadi gejala HIV atau infeksi human immunodeficiency virus.
Selain itu, efek beberapa jenis obat antiretroviral untuk mengontrol penyakit HIV juga dapat menyebabkan ruam.
Di luar itu, HIV yang menyerang kekebalan tubuh dapat membuat penderita rawan terkena beragam penyakit kulit.
Baca juga: Kondisi Kulit Dan Ciri Benjolan di Tubuh Yang Bisa Saja Dialami Penderita HIV/AIDS
Ciri-ciri HIV pada Kulit
Melansir WebMD, infeksi HIV bisa menyerang sel-sel kekebalan tubuh yang biasanya bertugas melawan infeksi.
Seiring berjalannya waktu, terlebih jika penderita tidak minum obat HIV.
Tubuh bakal kesulitan menghadapi infeksi yang menyebabkan ruam pada kulit.
Untuk itu, banyak reaksi kulit yang muncul akibat HIV.
Berikut beberapa ciri-ciri HIV pada kulit.
Ruam kemerahan, datar, tidak sakit
Dilansir dari Medical News Today, penderita HIV di tahap awal penyakit biasanya mengalami ruam.
Yaitu ruam kemerahan di kulit, datar atau tidak berupa benjolan, dan tidak gatal.
Ruam HIV ini biasanya muncul di wajah, dada, tangan, atau kaki.
Ini terjadi selang satu atau dua minggu setelah pengidap terpapar virus.
Baca juga: Benjolan hingga Mulut Berbulu, Ini 1 Kondisi Kulit Yang Bisa Dialami Penderita HIV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hiv-aids_20150522_172321.jpg)