Info Populer
Cara Membuat NPWP Secara Offline maupun Online
Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP merupakan identitas atau tanda pengenal bagi wajib pajak yang diberikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.
Baca juga: Tingkatkan Pajak, Anas Berharap Perusahaan Mendaftarkan NPWP di Banyuwangi
4. Isi Formulir Pendaftaran
Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan, selanjutnya login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah dibuat.
Pendaftar juga dapat mengklik tautan yang terdapat di dalam email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak.
Setelah login, pendaftar akan dibawa ke halaman registrasi data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP.
Lalu, isi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia.
Ikuti semua tahapannya secara teliti.
Apabila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.
5. Kirim formulir pendaftaran setelah semua data pada formulir terisi lengkap.
Pilih tombol daftar untuk mengirim formulir registrasi wajib pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat wajib pajak terdaftar.
6. Cetak (Print)
Selanjutnya, pendaftar harus mencetak dokumen seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu: formulir registrasi wajib pajak dan surat keterangan terdaftar sementara.
Baca juga: Pendidikan Bukan Usaha Komersial, Tanggapan Warga Denpasar terkait Wacana Pajak Sekolah
7. Menandatangani formulir registrasi wajib pajak dan melengkapi dokumen
Setelah formulir registrasi wajib pajak dicetak, kemudian ditandatangani dan satukan dengan berkas kelengkapan yang telah disiapkan.
8. Kirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP
Setelah berkas kelengkapannya siap, selanjutnya mengirim formulir registrasi wajib pajak, surat keterangan terdaftar sementara yang sudah ditandatangani,serta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak.
Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui pos tercatat.
Pengiriman dokumen dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.
9. Jika tidak ingin repot-repot menyerahkan atau mengirimkan berkas secara langsung atau melalui pos ke KPP, pendaftar dapat memindai (scan) dokumen dan mengunggahnya dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration.
10. Cek status dan tunggu kiriman kartu NPWP.
Setelah mengirimkan berkas dokumen, pendaftar dapat memeriksa status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration.
Jika statusnya ditolak, maka harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap.
Namun, jika statusnya disetujui, kartu NPWP akan segera dikirim ke alamat masing-masing pendaftar melalui pos tercatat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa itu npwp berikut pengertian jenis dan cara membuat npwp secara offline maupun online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/npwp_20160901_190653.jpg)