Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Mitos-mitos Tentang Kolesterol yang Masih Banyak Dipercaya Padahal Keliru

Mitos-mitos tentang kolesterol yang masih banyak dipercaya padahal keliru, apa saja itu?

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
marekuliasz
Ilustrasi kolesterol. Mitos-mitos tentang kolesterol yang masih banyak dipercaya padahal keliru, apa saja itu? 

2. Gejala kolesterol tinggi

“Dalam kebanyakan kasus, kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala. Itulah mengapa dianjurkan untuk melakukan tes darah secara berkala.

Untuk menyaring kolesterol tinggi. Usia Anda memulai skrining dan frekuensi skrining ditentukan oleh faktor risiko individu,” jelas Paz.

Di sisi lain, dr Greenfield memaparkan, akumulasi kolesterol yang berlebihan dapat berisiko pada kerusakan hingga penyumbatan jantung dan pembuluh darah.

Hal ini menyebabkan nyeri dada atau angina, serangan jantung, bahkan kematian mendadak. 

3. Wanita tidak perlu memerhatikan kadar kolesterolnya

Mitos tentang kolesterol yang masih banyak dipercaya selanjutnya adalah, bahwa hanya pria yang harus memerhatikan kolesterolnya, sedangkan wanita tidak perlu. Hal ini tentu sangat keliru.

“Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), selama 2015–2018, prevalensi kolesterol tinggi pada orang dewasa Amerika Serikat adalah 11,4 persen.

Ketika mempertimbangkan pria versus wanita, prevalensi kolesterol tinggi adalah 10,5 persen pada pria dan 12,1 persen pada wanita,” kata Paz.

Baca juga: 3 Makanan Ini Tinggi Kolesterol Tapi Baik Dikonsumsi dan Menyehatkan 

4. Usia di bawah 40 tahun tak perlu khawatir kolesterol tinggi

Banyak orang yang beranggapan, bahwa usia di bawah 40 tahun tidak perlu memeriksakan kadar kolesterol.

Namun, American Heart Association merekomendasikan skrining kolesterol sedini mungkin, dapat dilakukan sejak usia 20 tahun.

Greenfield mengatakan, semakin lama pembuluh darah Anda dialiri darah yang mengandung kadar kolesterol tinggi, risiko penyakit kardiovaskular akan meningkat di kemudian hari.

"Rekomendasi menyatakan, bahwa pemeriksaan kolesterol pertama harus dilakukan selama masa remaja.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga (yang memiliki kolesterol), harus diperiksa lebih cepat," jelas Greenfield.  

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved