Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Bagai Bom Waktu bagi Masalah Kesehatan, Waspadai Obesitas pada Anak dan Kenali Penyebabnya

Tidak hanya bagi orang dewasa, obesitas juga bisa jadi bom waktu yang akan menyebabkan berbagai masalah bagi kesehatan anak-anak.

Editor: Priscilla Nivili
Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay
Ilustrasi - Tidak hanya bagi orang dewasa, obesitas juga bisa jadi bom waktu yang akan menyebabkan berbagai masalah bagi kesehatan anak-anak. 

TRIBUN-BALI.COM – Hai, Tribunners! Melihat anak kecil yang gemuk bulat dengan pipi gembil memang begitu menggemaskan.

Namun di balik kegemasan tersebut kita harus menyadari bahwa kondisi tersebut sangatlah tidak baik bagi kesehatan anak.

Sebagai orang tua atau orang dewasa, kita harusnya merasa cemas bila mendapati anak-anak yang gemuk berlebihan atau obesitas.

Tidak hanya bagi orang dewasa, obesitas juga bisa jadi bom waktu yang akan menyebabkan berbagai masalah bagi kesehatan anak-anak.

Anak-anak yang kegemukan berpotensi mengalami sejumlah masalah kesehatan baik fisik maupun psikologis, antara lain:

Baca juga: Lebih Mudah Terkena Penyakit Berat, Ini 5 Tanda Seseorang Mengalami Obesitas yang Perlu Diwaspadai

  • Diabetes mellitus tipe 2
  • Gangguan metabolisme
  • Peningkatan kadar kolesterol
  • Peningkatan tekanan darah atau hipertensi
  • Gangguan jantung
  • Gangguan napas
  • Kehilangan percaya diri
  • Mengalami bullying
  • Depresi

Untuk itu, diperlukan upaya sungguh-sungguh dari semua pihak untuk dapat mencegah kegemukan dan obesitas pada anak.

Baca juga: Selain Obesitas, Berikut 5 Penyakit yang Rentan Dialami Generasi Milenial

Penyebab obesitas pada anak dan cara mengatasinya Penyebab kegemukan dan obesitas pada anak belum diketahui secara pasti hingga kini.

Tapi, berbagai penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa penyebab kegemukan dan obesitas pada anak adalah bersifat multifaktor.

Melansir Buku Obesitas pada Anak (2009) oleh dr. Genis Ginanjar Wahyu, ada tiga faktor yang diketahui berperan besar dapat meningkatkan risiko terjadinya kegemukan dan obesitas pada anak, yakni faktor genetik (keturunan), pola aktivitas, dan pola makan. Berikut ini penjelasannya:

Baca juga: Ini 5 Dampak Buruk Gula untuk Kesehatan, Meningkatkan Risiko Kanker hingga Obesitas

1. Faktor genetik

Keterlibatan faktor genetik dalam meningkatkan faktor risiko kegemukan dan obesitas diketahui berdasarkan fakta adanya perbedaan kecepatan metabolisme tubuh antara satu individu dengan individu lainnya.

Anak yang memiliki kecepatan metabolisme lebih lambat alhasil memiliki risiko lebih besar dalam menderita kegemukan dan obesitas.

Berbagai penelitian mengungkap fakta bahwa beberapa gen terlibat dalam hal ini.

Kegemukan dan obesitas pada anak sendiri merupakan konsekuensi dari asupan kalori (energi) yang melebihi kalori yang dibakar pada proses metabolisme di dalam tubuh.

Selain itu, latar belakang ras juga berkaitan dengan perbedaan kecepatan metabolisme tubuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved