Breaking News:

Berita Karangasem

Volume Sampah di Karangasem Naik 3 Kali Lipat Saat Galungan, Capai 120 Ton Sehari

Biasanya volume sampah sekitar 40 - 50 ton perhari. Sedangkan saat Galungan sampah bisa capai 120 ton lebih.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Tumpukan sampah di Jalan Raya Gunung Agung, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Rabu (10/11). Tumpukan sampah terlihat meluber hingga ke badan jalan. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Volume sampah di KArangasem meningkat drastis sebelum Hari Raya Galungan.

Peningkatan sampah organik dan non organik terjadi di beberapa titik.

Diantaranya diJalan Raya Gunung Agung, Jalan Raya Sudirman, Ahmad Yani, hingga Jalan Raya Pesagi.

Ni Nengah Sri, warga asli Kelurahan Subagan, mengatakan, volume sampah meningkat mulai 2 hari sebelum galungan.

Peningkatannya  tiga kali lipat dibanding hari biasanya.

Baca juga: SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN, Kirim Ucapan ke Keluarga & Teman, Cocok untuk Status WA atau Instagram

Baca juga: MAKNA Penjor, Sarana Wajib saat Hari Raya Galungan dan Kuningan sebagai Lambang Kemenangan Dharma

Baca juga: Satgas Covid-19 Provinsi Bali Imbau Pemedek yang Datang ke Pura Saat Hari Raya Galungan Taati Prokes

Meliputi sampah bekas  janur, buah, daun, dan  plastik.

Kondisi ini rutin terjadi menjelang Galungan dan Kuningan.

"Lumayan meningkat sampahnya. Ini sampai numpuk di pinggir jalan. Kondisi ini rutin terjadi disaat Galungan dan Kuningan. Nanti petugas kebersihaan langsung mengambil,"kata  Nengah  Sri, Rabu (10/11).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasen, I Nyoman Tari, mengatakan, sampah alami peningkatan sejak 3 hari sebelum  Galungan.

Biasanya volume sampah sekitar 40 - 50 ton perhari.

Sedangkan saat Galungan sampah bisa capai 120 ton lebih.

Kebanyakan sampah janur.

"Dari dua hari yang lalu petugas kewalahan  mengangkut sampah. Mulai jam 04.00 sampai malam hari mengangkut. Sampah yang diangkut sekitar Kota Amlapura, tidak termasuk di daerah lain. Sampah hari ini akan diangkut besok," kata Tari, mantan Kepala BKD Kab. Kaarangasem.

Baca juga: Harga Cabai & Bawang Anjlok Jelang Galungan, Pedagang di Pasar Kidul Bangli Keluhkan Sepinya Pembeli

Baca juga: Sehari Jelang Galungan, 200 Orang Menyebrang dari Sanur Ke Nusa Penida

Baca juga: Aktivitas Pasar di Klungkung Meningkat Jelang Galungan, Warga Diingatkan Gunakan Masker

Dinas Lingkungan Hidup sudah mempersiapkan sejumlah personel untuk mengangkut sampah rumah tangga yang ada di Kota Karangasem.

Jadwalnya pengangkutan ditambah agar tumpukan sampah bisa tertangani.

Sampah diangkut pagi hingga malam hri, biar sampah tak meluber.

Pejabat asal Kecamatan Kubu menghimbu masyarakat agar tertib serta memilah dalam membuang sampah rumah tangga.

Seperti sampah organiknya bisa diolah warga.

"Ini rutin terjadi setiap Hari Galungan dan Kuningan. Petugas akan dikerahkan untuk angkut sampah,"imbuhnya.

Untuk diketahui, tumpukan sampah di lokasi tempat akhir pembuangan sampah (TPA) sekitar Butus, Desa Buana Giri, Kec. Bebandem, Karangasem meningkat.

Volume sampah diperkirakan hampir mencapai  90 persen, mendekati overload.

Mengingat kiriman sampah lumayan tinggi.

Volume sampah di TPA Butus terus mengalami peningkatan.

Baca juga: Aktivitas Pasar di Klungkung Meningkat Jelang Galungan, Warga Diingatkan Gunakan Masker

Baca juga: 2 Promo J.CO Besok Rabu 10 November 2021, Bisa untuk Kudapan Hari Raya Galungan

Baca juga: Jelang Galungan, Harga Jajanan Bali Alami Kenaikan Hingga Rp 5 Ribu per Buah di Pasar Sari Winangun

Setiap harinya kiriman sampah dari Kota dan  sekitarnya hampir mencapai 40 sampai 50 ton.

Kondisi TPA Butus cukup memprihatinkan.

Sekarang pemerintah daerah masih carikan solusi untuk tangani masalah sampah.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved