Breaking News:

Berita Bali

Cok Ace Ungkap 20 Ribu Wisman Batal ke Bali karena Kendala Penerbangan Langsung hingga Kuota e-Visa

Pasalnya, sampai saat ini belum ada satupun penerbangan internasional yang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebulan sudah Bali resmi dibuka kembali bagi penerbangan internasional.

Hanya saja, tampaknya masyarakat Bali harus lebih bersabar dengan kebijakan yang diharapkan mampu membangkitkan lagi dunia pariwisata tersebut.

Pasalnya, sampai saat ini belum ada satupun penerbangan internasional yang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Terkait fenomena tersebut, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengakui hal tersebut.

Baca juga: Belum Ada Penerbangan Internasional, Ketua Komisi II DPRD Bali: Kita Kalah Sama Thailand & Singapura

Ia bahkan meminta pemerintah pusat untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang terkesan justru menghalangi masuknya wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali.

"Kita mohon kepada pusat kita setuju ada G20 kita perlu kendalikan, tapi melihat perkembangan kompetitor di luar ini yang harus mungkin dipertimbangkan, sebab riil kita lihat sudah satu bulan lebih belum ada satupun pesawat asing mendarat di Bali," katanya, Senin 15 November 2021.

Apalagi, beberapa negara-negara kompetitor Bali menurutnya telah menerapkan kebijakan zero quarantine untuk masuk negaranya.

Yang mana menurutnya kebijakan tersebut mengundang banyak wisatawan untuk berkunjung.

"Saya melihat kompetitor kita yang terbaru Kamboja bahkan sudah menerapkan zero quarantine, udah banyak negara-negara, Singapura," paparnya.

Akibatnya, sebanyak 20 ribu calon wisatawan yang akan ke Bali memutuskan untuk membatalkan kunjungannya ke Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved