Breaking News:

Berita Jembrana

DPRD Jembrana Sahkan Ranperda Perusahaan Umum Daerah

Tahapan yang telah dilalui berupa rapat-rapat paripurna masa persidangan , selanjutnya ditindaklanjuti  harmonisasi dalam rapat kerja

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Paripurna pengesahan Ranperda Perusda. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Rapat Paripurna V DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021/2022 mengesahkan  Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah.

Rapat paripurna dipimpin  Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi , serta hadir wakil  bupati Jembrana  I Gede Ngurah Patriana Krisna di ruang pertemuan utama DPRD, Selasa 16 November 2021.

Pimpinan Pansus Ranperda Perumda Tribhuana DPRD I Ketut Suastika dalam laporannya mengatakan, Ranperda tentang Perumda Tribuana sebelumnya telah melalui berbagai tahapan pembahasan dan pengkajian  sebagaimana diatur dalam peraturan tentang tata tertib.

Tahapan yang telah dilalui berupa rapat-rapat paripurna masa persidangan , selanjutnya ditindaklanjuti  harmonisasi dalam rapat kerja.

Baca juga: Bupati Jembrana dan Kapolda Bali Tanam Pohon Kejujuran

“Pengesahan ini setelah melalui berbagai saran, pendapat yang tertuang dalam pandangan umum Fraksi dan jawaban bupati ditambah dengan pertimbangan kajian hukum dari tim ahli hukum DPRD termasuk telah melalui proses fasilitasi ke Gubernur Bali,” ucapnya.

Meski Ranperda tentang Perumda Tribuana telah disetujui menjadi Perda, kata Suastika, pendiriannya tetap berdasarkan Peraturan Daerah nomor 20 tahun 2006 tentang pendirian perusahaan daerah kabupaten Jembrana, yang telah diubah dengan Perda nomor 17 Tahun 2007.

Namun ketentuan-ketentuan pada Perda nomor 20 tahun 2006 beserta perubahannya sepanjang tidak mengatur mengenai pendirian perusahaan daerah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku setelah perda tentang Perumda Tribuana diundangkan.

Perda ini nantinya adalah perda baru yang mencabut Perda sebelumnya yaitu perda nomor 20 tahun 2006 beserta perubahannya kecuali yang mengatur mengenai pendirian perusahaan daerah,”terangnya.

Dari harmonisasi yang dilakukan antara pihak Eksekutif dan Legislatif, kata  Suastika, Pansus sepakat pada kesimpulan  yakni, Ranperda Perumda Tribhuana Jembrana sudah layak untuk ditetapkan menjadi Perda.

”Walaupun sudah layak untuk disahkan menjadi Perda, namun tentu nantinya juga tidak menutup kemungkinan juga diperlukan perbaikan dan penyempurnaan sesuai dengan hasil fasilitasi Gubernur,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved