Tips Kesehatan
Sering Gelisah dan Susah Fokus, Kenali Gejala Hiperaktif pada Orang Dewasa
Orang dewasa dengan kondisi ADHD cenderung memiliki tingkat penghasilan yang rendah selaras dengan tingginya peluang terlibat kecelakaan.
Penulis: Priscilla Nivili | Editor: Priscilla Nivili
TRIBUN-BALI.COM – Hai, Tribunners! Perilaku hiperaktif biasanya diidentikan dengan anak-anak.
Perilaku hiperaktif, kompulsif, dan sulit fokus pada anak biasa disebabkan oleh sebuah kondisi mental yang disebut dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD.
Kebanyakan kondisi ADHD ditemukan pada anak-anak karena lebih mudah dideteksi dan didiagnosis sejak dini.
Namun tahukah anda bahwa ADHD juga bisa terjadi pada orang dewasa?
Diperkirakan sebanyak 5% orang dewasa mengidap ADHD dan sebagian besar tidak pernah didiagnosis.
Kondisi ADHD pada orang dewasa biasanya disebabkan ADHD yang tidak pernah didiagnosis dan ditangani saat masih anak-anak.
Baca juga: Penting Untuk Diketahui Orang Tua, Berikut 14 Tanda Anak Mengalami ADHD
Diagnosis ADHD sangat penting dilakukan terutama bagi orang dewasa.
Orang dewasa dengan kondisi ADHD cenderung memiliki tingkat penghasilan yang rendah selaras dengan tingginya tingkat kecelakaan/kecelakaan kerja.
Selain itu, menurut seorang psikiater dari University of Nebraska Medical Center, Omaha, dr. Martin Wetzel, kondisi ADHD pada orang dewasa mengakibatkan lebih tingginya tingkat kehamilan tak direncanakan dan penyalahgunaan zat terlarang, dibanding orang dewasa yang bukan ADHD.
Inilah 15 tanda awal ADHD pada orang dewasa.
Baca juga: Sadari 5 Gejala Awal Depresi, dari Tidak Nafsu Makan hingga Menarik Diri
1. Gelisah
Anak-anak dengan ADHD bisa sangat berenergi, namun gejala pada orang dewasa cenderung ke arah tegang dan gelisah.
Tidak seperti anak-anak ADHD yang biasanya berlarian dan lompat ke sana ke mari, tanda-tanda bagi orang dewasa muncul lebih halus dalam bentuk kegelisahan.
2. Mempunyai anak ADHD
ADHD memiliki komponen genetik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/adhd-pada-orang-dewasa.jpg)