Tips Kesehatan
Sering Gelisah dan Susah Fokus, Kenali Gejala Hiperaktif pada Orang Dewasa
Orang dewasa dengan kondisi ADHD cenderung memiliki tingkat penghasilan yang rendah selaras dengan tingginya peluang terlibat kecelakaan.
Penulis: Priscilla Nivili | Editor: Priscilla Nivili
Ketika seorang anggota keluarga mengidap ADHD, ada kemungkinan 25%-35% anggota keluarga lain juga memilikinya.
Ketika seorang anak didiagnosa dengan ADHD, orangtua mereka kemungkinan juga mengalami gejala ADHD saat masih anak-anak namun tidak pernah disadari.
Baca juga: Lakukan 4 Hal ini untuk Mengatasi Depresi secara Alami dengan Olahraga
3. Masalah hubungan
Orang dewasa dengan ADHD cenderung punya kesulitan dalam menghadapi transisi.
Hubungan baru yang stabil bisa saja segera hilang atau mengalami konflik seiring berjalannya waktu.
Mudah terdistraksi dan gangguan fokus bisa jadi salah satu penyebab konflik dalam hubungan dengan pasangan, keluarga, dan teman, karena cenderung disalahartikan sebagai sikap egois.
4. Merokok
Sebanyak 40% orang dewasa dengan ADHD adalah perokok.
Nikotin dianggap efektif untuk menangani gejala ADHD seperti masalah fokus dan konsentrasi.
Orang dewasa dengan ADHD juga cenderung mengonsumsi alkohol dan obat-obatan lainnya.
Baca juga: Rasa Lesu Hingga Nyeri Tubuh, Inilah 5 Gejala Anda Mengalami Depresi dan Harus Mencari Pertolongan
5. Punya riwayat masalah akademik
Jika anda merasa anda memiliki ADHD, mungkin anda bisa mengingat apakah dulu saat masih sekolah anda punya masalah fokus, sulit memperhatikan pelajaran, sulit menyelesaikan tugas, atau sulit untuk duduk tenang di kelas.
Jika iya, kemungkinan besar anda terkonfirmasi didiagnosa ADHD.
6. Sering menunda
Apakah anda seringkali hidup dari deadline ke deadline?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/adhd-pada-orang-dewasa.jpg)