Breaking News:

Berita Bali

DPRD Bali Soroti Proyek Shortcut yang Minim Libatkan Tenaga Kerja Lokal,Sebut Akan Sidak ke Lapangan

Namun nyatanya hingga saat ini baru dua warga lokal di Desa Gitgit yang dipekerjakan dalam mega proyek senilai Rp 145.5 Miliar itu

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Ketua Komisi III DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana 

Gung Adhi juga mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya sejak awal sudah mengingatkan jauh hari sebelum pelaksanaan proyek tersebut untuk menggunakan tenaga kerja lokal.

"Komitmen pemerintah provinsi Bali jelas, dan bahkan sebelum peletakan batu pertama kami komisi III sudah menyampaikan atensi terkait pelaksana dan tenaga kerja," paparnya.

Pihaknya juga menyebut bahwa penggunaan tenaga kerja lokal sendiri menurutnya merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan.

Hanya saja, ia mengingatkan agar sesuai dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki dan dibutuhkan.

Baca juga: Komisi IV DPRD Bali Dorong PTM Berlangsung Normal Seperti Sebelum Pandemi COVID-19

"Penggunaan tenaga kerja lokal adalah suatu kewajiban, sesuai dengan kemampuan SDM yang dimiliki dan dibutuhkan," paparnya.

Apalagi, pemenang tender proyek shortcut Singaraja-Mengwitani titik 7A, 7B, 7C dan titik 8 itu adalah perusahaan konstruksi lokal asli Bali.

"Tyang kira hal ini menyesuaikan tahapan pelaksanaan proyek tersebut, krn pemenang tender adalah sudah perusahaan jasa konstruksi asli Bali," ungkapnya.

Sehingga, menurutnya komunikasi yang baik antar berbagai pihak diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Komunikasi tyang kira kunci dari permasalahan ini timbul, mudah-mudahan dapat segera difasilitasi, tapi sekali lagi sesuai tahapan kebutuhan," paparnya.

Sebelumya, Perbekel Desa Gitgit I Putu Arcana mengatakan, baru ada dua warga di Desa Gitgit yang diajak oleh pemenang tender untuk bekerja di proyek shortcut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved