Tips Kesehatan
Mengenal Depresi Postpartum, Kondisi Mental yang Melanda Ibu Pasca Persalinan
Wanita yang mengalami psikosis postpartum bisa mengalami delusi mendengar suara-suara, halusinasi, dan keinginan menyakiti diri sendiri dan bayinya.
Penulis: Priscilla Nivili | Editor: Priscilla Nivili
pexels/katsmith
Ilustrasi - depresi postpartum, kondisi mental yang menyerang ibu pasca melahirkan.
Kurang tidur, yang umum dialami saat baru memiliki bayi juga dapat berperan besar terhadap mood sang ibu.
4. Kisah persalinan
Seorang wanita yang mengalami kehamilan dan persalinan yang sehat dan lancar saja bisa mengalami depresi postpartum.
Terlebih lagi mereka yang mengalami komplikasi, trauma melahirkan, atau stress saat mengetahui bayinya harus dirawat di NICU usai melahirkan.
Beberapa faktor risiko berikut dapat menyebabkan seorang wanita rentan mengalami depresi pasca persalinan, seperti:
Baca juga: Ternyata Begini Tahap-tahap Pemulihan Pada Operasi Caesar
- Baru mengalami hal yang membuat stres seperti kematian orang tercinta, pindah rumah, dan kehilangan pekerjaan.
- Kurang dukungan moral dari orang-orang terdekat.
- Mengalami kehamilan tidak diinginkan
- Masalah pernikahan
- Riwayat depresi dalam keluarga atau personal
- Sulit untuk hamil
- Melahirkan bayi kembar (2 atau lebih)
- Komplikasi kehamilan
- Dan proses kelahiran yang traumatis
(*/health)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/depresi-postpartum.jpg)