Breaking News:

Berita Bali

Tahanan Polda Bali Sebut Edarkan Narkoba Atas Perintah Napi Kerobokan, Kalapas Siap Blak-blakan

Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan Fikri Jaya Soebing, saat dikonfirmasi menerangkan, sudah melakukan penyelidikan atas informasi tersebut namun tidak

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Lapas Kerobokan 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tersangka kasus narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali, berinisial IKK (30) menyebut bahwa dirinya mengedarkan barang haram itu atas perintah seorang Narapidana Lapas Kerobokan.

Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan Fikri Jaya Soebing, saat dikonfirmasi menerangkan, sudah melakukan penyelidikan atas informasi tersebut namun tidak didapati di dalam Lapas sosok yang dimaksud tersangka IKK.

Namun demikian, pihaknya terus berupaya mendalami hal tersebut.

"Peredaran narkoba di dalam Lapas untuk berita itu kita sudah kroscek bersama-sama bahwa Napi atas nama itu tidak ada di dalam lapas, kita lagi dalami itu dari mana," kata Fikri saat dijumpai Tribun Bali di Mapolda Bali saat acara pemusnahan barang bukti narkoba, Rabu 17 November 2021.

Baca juga: Musnahkan Narkoba, Kapolda Bali Blender dan Bakar Barang Bukti Hasil Tangkapan dari 800 Tersangka

Fikri menyampaikan, bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Polri dan Badan Narkotika Nasional untuk memberantas peredaran dan pengendalian Narkoba dari dalam Lapas, khususnya Lapas Kerobokan.

"Sinergi dengan Polri dan BNN tetap terus kita berupaya membersihkan Bali terutama di Lapas bebas barkoba, kita lakukan setiap saat tidak ada berhenti perang melawan narkoba," tuturnya.

Pihaknya mengaku siap terbuka kepada media apabila tersiar kabar keterlibatan Napi kasus Narkoba dari dalam Lapas.

"Hari ini ada 1.490 warga binaan di Lapas, untuk kasus narkoba sekitar 70 persen.

Kalau ada informasi, kita sama-sama kalau ada berita bisa kroscek, Lapas terbuka untuk teman-teman semua, saudara kita semua di dalam harus kita sama-sama jaga," paparnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Mochamad Khozin menjelaskan, jajarannya menemukan 5 kilogram lebih ganja yang dikuasai tersangka di rumahnya, Dusun Beringkit, Mengwi, Badung, pada Senin 1 November 2021.

Ditresnarkoba Polda Bali juga menemukan 41 paket berisi daun, batang, dan biji diduga ganja dan 251 butir tablet berwarna coklat muda yang diduga ekstasi.

Polisi juga menemukan sebanyak 31 paket berisi kristal bening diduga sabu.

"Memiliki, menyimpan, dan atau menguasai narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam rak besi/kabinet di dalam rumahnya," terangnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved