Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TERKINI Kasus Subang, Pembunuh Ibu dan Anak Dideteksi dari Cara Merokoknya, dr Hastry: Sudah Ketemu

Pihak kepolisian menyebut, tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang tinggal menunggu waktu diumumkan ke publik. 

Editor: Bambang Wiyono
Instagram
Ahli Forensik Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti membeber cara mendeteksi puntung rokok di kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.  

TRIBUN-BALI.COM, SUBANG - Berbagai upaya dilakukan kepolisian untuk menguak kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Setelah hampir 100 hari berlalu, penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut mulai mengerucut ke pelaku. 

Pihak kepolisian menyebut, tersangka pembunuh ibu dan anak di Subang tinggal menunggu waktu diumumkan ke publik. 

Baca juga: TERKINI! Jelang 100 Hari Kasus Subang, Pihak Yosef Pertanyakan Kinerja Polres Subang, Ada Apa?

Secara forensik, data yang dikumpulkan sudah tuntas dan  lengkap. 

Hal ini diungkapkan ahli forensik Mabes Polri Dr dr Sumy Hastry Purwanti saat berbincang di channel youtube Denny Darko yang diunggah, Senin (22/11/2021). 

Diterangkan dr Hastry, proses identifikasi di kasus Subang ini berbeda dengan kasus lainnya. 

Baca juga: Penangkapan Pelaku Pembunuhan Subang Tinggal Menunggu Waktu, Kombes Chaniago: Sudah Mengerucut

Kalau pada kasus biasa tim forensik bisa cepat mengidentifikasi karena ada data pembanding keluarga. 

Sementara di kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini, sudah ada puluhan DNA yang didapat dari lokasi dan sekitarnya. 

Hanya saja, puluhan DNA ini perlu dicocokkan dengan properti atau barang bukti lain di tempat kejadian perkara (TKP). 

Baca juga: FAKTA TERBARU Kasus Subang: Puluhan DNA di TKP Sudah Diketahui - Amalia Sempat Sindir Seseorang?

"Kalau darah bisa 3 hari. Kalau benda mati, misalnya darah di baju itu lama. Sidik jadi di rokok, kursi, pintu itu butuh waktu lama. Itu bisa kuat DNA nya," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved