Breaking News:

Berita Tabanan

Naik Rp 18 Ribu, UMK Tabanan 2022 Sebesar Rp 2.643.778

UMK Tabanan tahun 2022 disepakati sebesar Rp 2.643.778. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 18.561,67 atau sebesar 0,71 persen dari UMK 2021

internet
UMK 

TRIBUN-BALI, TABANAN - Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Tabanan bersama Dewan Pengupahan Tabanan telah melakukan pembahasan dan penetapan UMK Kabupaten Tabanan tahun 2022 di Kantor Disnakertrans Tabanan, Selasa 23 November 2021.

UMK Tabanan tahun 2022 disepakati sebesar Rp 2.643.778.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 18.561,67 atau sebesar 0,71 persen dari UMK 2021 atau tahun sebelumnya yang nilainya Rp 2.625.216.

Setelah dilakukan penetapan UMK ini, selanjunya akan diajukan ke pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Tabanan untuk selanjutnya diteruskan ke Gubernur Bali agar mendapat persetujuan.

Pengajuan penetapan UMK Tabanan ini paling lambat dilakukan hingga 30 November 2021 mendatang.

Hanya saja, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tabanan, I Nyoman Putra enggan berkomentar banyak mengenai kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Tabanan yang naik sebesar Rp 18 ribu lebih. 

Baca juga: UMK Kota Denpasar Tahun 2022 Sebesar Rp2.802.926, Naik 1,17 Persen

Baca juga: Akmil Bantah Perwiranya Terlibat Cekcok Anak Jenderal di Bandara, Ada Brigjen Zamroni yang Lain

Baca juga: CEK Bansos BSU Rp1 Juta Tanpa Potongan, Sudah Cair Untuk Bulan November

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini hanya mengatakan secara singkat bahwa hasil kesepakatan ini akan disampaikan ke Bupati Tabanan untuk mendapat rekomendasi dan selanjutnya dilakukan penetapan oleh Gubernur Bali.

"Sabar ya, kami masih proses memintakan rekomendasi Bupati untuk diajukan penetapan oleh Gubernur Bali," kata Nyoman Putra saat dikonfirmasi, Rabu 24 November 2021.

Terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Tabanan, I Ketut Budiarsa juga menyatakan kesepakatan terkait UMK Tabanan yahun 2022 telah tercapai.

Dia yang dalam rapat pembahasan mewakili unsur Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) ini juga mngatakan hanya tinggal menunggu rekomendasi daan selanjutnya dilakukan penetapan oleh Gubernur Bali. 

"Kemarin (Selasa), Dewan Pengupahan Kabupaten Tabanan sudah rapat dan menyepakati untuk mengusulkannya (UMK) kepada Gubernur untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan. Sekarang tinggal menunggu rekomendasi dari Bupati Tabanan," kata Budiarsa.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved