Breaking News:

Berita Tabanan

Manajemen Geram pada Aksi Pemasangan Spanduk Terkait Tudingan Negatif Pengelolaan DTW Tanah Lot

Namun spanduk tersebut saat ini telah diturunkan oleh pihak manajemen dan disimpan rapi, hingga berharap pemasangnya menampakkan diri

istimewa
Spanduk berlatar putih yang tulisannya menyeret nama manajemen DTW Tanah Lot Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu 24 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Manajemen DTW Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan geram dengan aksi pemasangan spanduk yang mengaitkan manajemen obyek wisata andalan Kabupaten Tabanan ini.

Spanduk yang bertuliskan "Jangan Biarkan Virus KKN Masuk ke Management DTW Tanah Lot" ini dipasang oleh oknum di sepanjang jalan menuju obyek wisata atau tepatnya di kawasan Banjar Batugaing, Desa Beraban.

Namun spanduk tersebut saat ini telah diturunkan oleh pihak manajemen dan disimpan rapi, hingga berharap pemasangnya menampakkan diri.

Menurut Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, spanduk tersebut diketahui terpasang pada Rabu 24 November 2021 pagi.

Baca juga: HUT Kota Tabanan Dipastikan Sederhana, Dimeriahkan Lomba Barista dan Mixologi Arak

Pihaknya mengaku sangat meyayangkan dengan adanya aksi pemasangan spanduk oleh oknum tersebut. Sebab, spanduk tersebut menyeret nama Manajemen DTW Tanah Lot.

Terlebih lagi, situasi saat ini khususnya di dunia pariwisata sedang lesu dan pihak manajemen sedang mencoba bangkit dengan adanya kunjungan dari wisatawan domestik.

"Intinya desa kita Desa Beraban sudah bersepakat mengamankan SK Bapak Bupati terkait penunjukan Manajer dan Asisten Manajer DTW Tanah Lot.

Dan sesuai dengan perjanjian (Pemkab dengan Desa Beraban) penunjukkan tersebut adalah warga Desa Beraban yang sudah berlaku sejak 2011 silam hingga 2026 mendatang," kata Sudiana saat dikonfirmasi, Rabu 24 November 2021.

Dia melanjutkan, setelah mengetahui mengenai adanya pemasangan spanduk tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan desa adat dalam hal ini Bendesa Adat.

Bendesa Adat Beraban dengan tegas langsung meminta agar spanduk tersebut diturunkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved