Breaking News:

Berita Tabanan

Manajemen Geram pada Aksi Pemasangan Spanduk Terkait Tudingan Negatif Pengelolaan DTW Tanah Lot

Namun spanduk tersebut saat ini telah diturunkan oleh pihak manajemen dan disimpan rapi, hingga berharap pemasangnya menampakkan diri

istimewa
Spanduk berlatar putih yang tulisannya menyeret nama manajemen DTW Tanah Lot Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu 24 November 2021. 

"Tadi pagi muncul spanduk, tapi tidak ada pemilik spanduk yang berlatar putih dan bertuliskan hitam tersebut.

Akhirnya kita dari manajemen putuskan untuk nenurunkan spanduk tersebut karena menyeret nama DTW Tanah Lot.

Siapapun yang memiliki spanduk ini, spanduknya kami simpan rapi di DTW Tanah Lot.

Jika mau mengambil silahkan ambil sambil kami bertanya apa maksudnya dan koordinasi lebih lanjut," kata pria yang menjabat sebagai Manajer DTW Tanah Lot definitif hingga pukul 12 malam nanti ini.

Baca juga: Ketua KPK Belum Buka Suara, Kasus Dugaan Suap DID Tabanan Tahun 2018 yang Libatkan Mantan Bupati

Dia berharap, dengan pemasangan spanduk tersebut tidak sampai menganggu kondusifitas di Desa Beraban.

Apalagi kondusifitas terganggu karena adanya ambisi pribadi, golongan, dan segala halnya.

Apalagi, masyarakat Desa Beraban saat ini sedang fokus ngayah dalam pelaksanaan Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot.

"Masyarakat kita yang melihat spanduk itu justru tertawa melihat spanduk oleh ulah oknum itu. Masyarakat menuding oknum tersebut tidak punya kerjaan hanya karena kepentingan suatu pihak.

Apalagi tidak ada identitas maupun wajah yang memasang. Tapi jika ada nantinya akan ajak koordinasinya terkait tujuannya.

"Saat ini kami belum mengambil sejauh itu (jalur hukum) karena sekarang sedang fokus ngayah di Pujawali Pura Luhur Tanah Lot," tandasnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved