Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

4 Gejala Penyakit Hati Karena Kebanyakan Konsumsi Alkohol

Penyakit hati terkait alkohol adalah akibat dari konsumsi alkohol berlebihan yang merusak hati, menyebabkan penumpukan lemak, peradangan, dan jaringan

Editor: Noviana Windri
Kompas.com
Ilustrasi 

Penanganan

Langkah pertama dalam mengobati setiap tingkat penyakit hati terkait alkohol adalah berfokus pada menghilangkan alkohol dari makanan.

Hindari konsumsi alkohol

Cara ini dapat membantu membalikkan beberapa tahap awal penyakit hati.

Misalnya, berhenti minum setelah didiagnosis dengan penyakit hati berlemak mungkin dapat membalikkan kondisi di dalam sampai 6 minggu.

Setelah seseorang didiagnosis dengan penyakit hati terkait alkohol pada tahap apa pun, dianjurkan untuk tidak pernah melanjutkan minum alkohol.

Kondisi apa pun yang telah dibalik biasanya akan kembali setelah minum dimulai kembali.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Liver hingga Otak, Ini Segudang Manfaat dari Daun Kelor

Baca juga: Kolesterol Bisa Menyebabkan Penyakit Liver, Dari Hepatitis Sampai Sirosis Hati

Karena ketergantungan alkohol dapat membuat lebih sulit untuk berhenti minum alkohol, perlu untuk secara bertahap mengurangi asupan alkohol.

Mereka yang secara teratur minum lebih dari batas harian yang direkomendasikan alkohol tidak boleh berhenti minum tanpa dukungan medis.

Penarikan dari alkohol dapat mengancam jiwa. Individu harus mencari bantuan dari profesional medis untuk mengelola penarikan alkohol dengan aman.

Batas harian yang direkomendasikan adalah tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan tidak lebih dari dua gelas sehari untuk pria.

Terapi perilaku kognitif (CBT) dan obat-obatan yang disebut benzodiazepin dapat digunakan untuk meredakan gejala penarikan pada seseorang dengan ketergantungan alkohol.

Orang dengan ketergantungan alkohol yang parah dapat tinggal di fasilitas rehabilitasi rawat inap untuk pemantauan lebih dekat.

Terapi yang sedang berlangsung kemudian mungkin diperlukan untuk mencegah kekambuhan dalam minum alkohol.

Obat-obatan seperti acamprosate, naltrexone, topiramate, baclofen, dan disulfiram juga dapat digunakan untuk membantu mencegah kekambuhan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved