Breaking News:

Berita Jembrana

Polres Jembrana Larang Penggunaan Kembang Api Saat Nataru, Operasi Lilin Digelar 24-2 Januari 2022

Perayaan tahun baru pada 2021-2022 nampaknya akan sesunyi pada perayaan tahun baru 2020-2021 lalu.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi kembang api. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Perayaan tahun baru pada 2021-2022 nampaknya akan sesunyi pada perayaan tahun baru 2020-2021 lalu.

Hal itu disebabkan, pihak Polres Jembrana mengimbau atau melarang penggunaan kembang api seperti tahun sebelumnya.

Hal tersebut sesuai intruksi Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

Baca juga: 570 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Guru Tahap II di Jembrana

Baca juga: Gilang, Residivis Pembobol Kantor Pramuka Jembrana Didor Polisi Saat Berusaha Kabur

Baca juga: 5 Beasiswa S1 yang Dibuka Januari-Februari 2022, Kuliah Gratis Hingga Dapat Tunjangan

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, bahwa dalam menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022, pihaknya tetap dengan Operasi Lilin dari tanggal 24 sampai 2 Januari  2022.

Dimana akan membuat pos-pos pengamananan dan pelayanan terutama di pintu masuk keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk.

Hal itu sesuai intruksi dari Mendagri nomor 66 tahun 2021 terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 pihaknya akan kembali mengkatifkan Posko Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten sampai ke tingkat desa.

Baca juga: Anak Punk Dibekuk Polisi Usai Lakukan Pencurian di 3 TKP Wilayah Jembrana

Baca juga: 5 Beasiswa S1 yang Dibuka Januari-Februari 2022, Kuliah Gratis Hingga Dapat Tunjangan

“Kami lakukan larangan untuk menyalakan kembang api. Hal ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan juga membuat kerumunan,” ucapnya Senin, 13 Desember 2021.

Dewa Juliana mengaku, bahwa untuk pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk sendiri, sesuai hasil rapat koordinasi dengan ASDP dan juga stakeholder yang lain, bahkan Polresta Banyuwangi akan juga disiapkan tempat gerai vaksin dan antigen.

Baca juga: Ketahui Jenis Masker Terbaik Serta Teraman untuk Dipakai Ketika Penerbangan

Pihaknya meminta kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dalam negeri yang keluar dan masuk di Pelabuhan Gilimanuk diwajibkan melengkapi diri dengan vaksin dosis ke 2.

Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Dimulai Bulan Ini, 3,5 Juta Dosis Vaksin dari Covax Tiba di Indonesia

Baca juga: 5 Beasiswa S1 yang Dibuka Januari-Februari 2022, Kuliah Gratis Hingga Dapat Tunjangan

Baca juga: Ketahui Jenis Masker Terbaik Serta Teraman untuk Dipakai Ketika Penerbangan

“Gilimanuk sudah ada koordinasi. Dan hanya vaksin dosis ke 2 bisa melakukan perjalanan dalam negeri," bebernya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved