Breaking News:

Berita Gianyar

Jeruk Siam Kini Jadi Primadona Petani di Gianyar, Sebanyak 60% dari Hasil Panen Dijual Keluar Bali

Selain padi, kini petani di Kabupaten Gianyar, Bali memiliki tanaman baru yang dijadi handalan.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Karsiani Putri
I Wayan Eri Gunarta
Jeruk siam menjadi komoditas primadona petani di Kabupaten Gianyar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Selain padi, kini petani di Kabupaten Gianyar, Bali memiliki tanaman baru yang dijadi handalan.

Yakni jeruk siam.

Hal tersebut terlihat dari data di Dinas Pertanian Gianyar, hasil panen jeruk siam di tahun 2021 ini mencapai 50.363 Ton.

Baca juga: Jumlah Pengedar Narkoba Meningkat, Kepala BNNK Gianyar Sebut Dampak Kehilangan Pekerjaan

Baca juga: Jumlah Pengedar Narkoba Meningkat, Kepala BNNK Gianyar: Dampak Kehilangan Pekerjaan

Baca juga: Kisah Miris Adik Cantik Ni Luh Tiari, Tinggal Bersama Kakek-Nenek Renta, Butuh Bantuan Biaya Sekolah

Dari total tersebut, sebanyak 60 persen dijual keluar Bali.

Tingginya potensi bisnis jeruk siam ini tak terlepas dari kondisi jeruk tersebut yang manis dan mudah dikelupas.

Besarannya juga lebih besar dari jeruk yang bisa dikelupas dengan tangan pada umumnya.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Kamis, 23  Desember 2021, pangsa pasar jeruk siam ini tidak sembarang.

Sebab ia diminati untuk menjadi menu buah-buahan di hotel maupun restoran.

Selain itu, kegiatan upacara keagamaan yang intens di Bali, juga mendongkrak penjualan jeruk ini.

Baca juga: Menjelang Natal, Polres Gianyar Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Gereja 

Sebab hampir sebagian besar saat ini, masyarakat lebih memilih jeruk siam untuk sarana upakara dibandingkan jeruk sebelumnya yang ukurannya lebih kecil. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved