Breaking News:

Berita Tabanan

Bupati Tabanan Lantik 247 Pejabat Fungsional: ASN Jangan Takut Berinovasi dan Mindset Out of The Box

Pelantikan ini dalam rangka penyederhanaan birokrasi menjadi 2 level sebagaimana amanat peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 28 Tahun 2019

Istimewa
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya melantik 247 ASN dalam jabatan fungsional ahli muda dan ahli madya di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Kamis 30 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya melantik 247 ASN dalam jabatan fungsional ahli muda dan ahli madya secara virtual di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Kamis 30 Desember 2021.

Pelantikan ini dalam rangka penyederhanaan birokrasi menjadi 2 level sebagaimana amanat peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 28 Tahun 2019.

Pelaksanaannya dilaksanakan secara simbolis dan diikuti secara daring oleh ratusan ASN tersebut.

Sesuai amanat peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional, maka harus diikuti dengan pengalihan jabatan administrasi ke jabatan fungsional.

Baca juga: 78,846 Km Masih Rusak Berat, Pemkab Tabanan Perbaiki 44 Ruas Jalan Tahun Ini

Sebanyak 247 orang melaksanakan pengambilan sumpah PNS dalam jabatan fungsional dengan rincian Jabatan Fungsional Ahli Madya sebanyak 5 orang dan Jabatan Fungsional Ahli Muda 242 orang.

Dalam acara yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi itu dilakukan secara serentak dengan PNS terlantik diwakili oleh 2 orang yang selanjutnya diikuti oleh peserta lainnya secara virtual, yakni zoom.

“Pengalihan ini lebih menekankan pada keahlian dan kompetensi, sehingga pemberian pelayanan kepada masyarakat menjadi efisien dan efektif,” ujar Bupati Sanjaya Kamis 30 Desember 2021.

“Saya berharap agar para peserta terlantik mampu bertanggung jawab atas tugas yang diberikan baik kepada diri sendiri maupun Tuhan Yang Maha Esa.

Juga sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan akhlak serta menjaga marwah ASN Pemerintah Kabupaten Tabanan yang bersih dan profesional dengan meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan mengembangkan keahlian,” imbuh Sanjaya.

Politikus asal Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken ini kemudian menyinggung hal lain yang wajib dilakukan, diantaranya seperti melakukan koordinasi, komunikasi, dan integrasi dengan unit kerja lainnya, menghindari saling lempar tanggung jawab, dan membiasakan untuk saling kerja sama dan membangun kekompakan tim dalam mencapai tujuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved