Breaking News:

Berita Gianyar

Sempat heboh, Kejari Gianyar Kini Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi di PMI Gianyar

Kejari Gianyar mengendus adanya penyalahgunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Gianyar tahun 2017 sampai 2019

Sempat heboh, Kejari Gianyar Kini Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi di PMI Gianyar
shutterstock
Ilustrasi Palang Merah Indonesia

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Bali menghentikan penyelidikan dugaan korupsi di Palang Merah Indonesia (PMI).

Sebelumnya, Kejari Gianyar mengendus adanya penyalahgunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Gianyar tahun 2017 sampai 2019.

Namun, penyelidikan yang dilakukan sejak akhir 2020 lalu tidak membuahkan hasil.

Karena itu, Kejari Gianyar pun secara resmi telah menghentikan penyelidikan dugaan korupsi tersebut.

Baca juga: Cok Nindia Minta Perbaikan Jalan, Buntut Proyek Paving di Depan Puri Peliatan Gianyar

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Kamis 30 Desember 2021, adapun dugaan korupsi yang diusut ini adalah hibah yang diberikan Pemkab Gianyar.

Yakni, hibah tahun 2017 sebesar Rp 1,2 miliar, lalu tahun 2018 diberikan sebanyak dua kali, yakni di anggaran APBD Induk sebesar Rp 1,2 miliar dan di APBD Perubahan lagi Rp 790 juta.

Sementara di tahun 2019, sebesar Rp 1,2 miliar.

Sebelum menghentikan penyelidikan ini, pihak Kejari Gianyar telah melakukan berbagai proses dalam mengungkap dugaan korupsi di tubuh PMI Gianyar ini.

Mulai dari memeriksa sebanyak 20 orang saksi. Setelah itu, mengajukan surat ke BPKP Provinsi Bali untuk menghitung kerugian dalam dugaan tersebut.

Pasi Intel Kejari Gianyar, I Gde Ancana, Kamis 30 Desember 2021 membenarkan pihaknya menghentikan penyelidikan dugaan korupsi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved