Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Awas! Jangan Asal Diet, Ikuti Tips Diet dari Ahli Gizi Berikut Ini

Diet harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh dan melalui pendampingan dari profesional seperti ahli gizi.

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI, DENPASAR - Tribunners punya resolusi turunkan berat badan tahun ini?

Eits, jangan asal sembarang diet ya Tribunners.

Berikut ini tips diet aman dan sehat untuk turunkan berat badan dari Ahli Gizi UGM, Rahadyana Muslichah S.Gz., M.Sc dilansir Tribunnews.

Jangan Asal Tiru Diet

Ia mengatakan, diet harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh dan melalui pendampingan dari profesional seperti ahli gizi.

Diet yang berhasil dilakukan pada satu orang, lantas bisa diterapkan pada individu lainnya karena masing-masing individu memiliki kebutuhan harian yang berbeda.

Baca juga: Diet Keto Ternyata Dapat Menyimpan Dampak Buruk untuk Kesehatan, Kenali Bahayanya

Baca juga: Diet Mediterania Jadi Metode Diet Terbaik 2022, Mau Coba?

“Diet untuk menurunkan berat badan tidak boleh sembarangan seperti mengikuti cara yang berhasil dipakai orang lain," ujarnya seperti dikutio dari laman UGM.ac.id

Jadi tidak bisa meniru program diet yang populer dilakukan karena program diet sebisa mungkin personalized dengan mempertimbangkan kondisi klien.

Harus Didampingi Profesional

Dosen Departemen Gizi Kesehatan FKKMK UGM ini menjelaskan program diet direkomendasikan dibuat khusus untuk individu itu sendiri dengan tetap memperhatikan panduan gizi seimbang.

Program disusun aman dilakukan atau tidak sampai mengganggu fungsi tubuh serta tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal.

“Kondisi setiap orang itu berbeda-beda, ada kondisi kesehatan yang menyertai di setiap orang. Bisa jadi misal diet A itu cocok untuk seseorang, tetapi tidak cocok atau tidak aman untuk tubuh orang lain,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia merekomendasikan dalam penentuan program diet dilakukan melalui konsultasi dengan profesional.

Jika diet bukan hanya sekedar menurunkan berat badan hingga posisi ideal. Namun, diet juga harus memperhatikan komposisi tubuh seperti persentase lemak maupun otot.

Baca juga: Hindari Makanan Ini Jika Ingin Diet Berjalan Sukses

Baca juga: Rendah Karbohidrat, 4 Makanan Ini Dapat Menggantikan Nasi, Cocok untuk Diet

Karenanya melalui konsultasi ke profesional program diet akan disusun setelah melalui rangkaian asesmen secara komprehensif.

Beberapa diantaranya seperti mencari akar persoalan penyebab berat badan berlebih dari pola/kebiasaan makan dan pola aktivitas sehari-hari.

Dari hasil asesmen yang dilakukan, nantinya profesional akan membantu dalam menyusun program diet yang sesuai dengan kondisi tubuh. Menu diet yang disusun pun disesuaikan dengan kemampuan individu. Misal anggaran terbatas maka akan diberikan contoh bahan makan yang terjangkau. Sementara program yang disusun bersifat jangka panjang seperti memperbaiki pola makan untuk mengurangi asupan energi secara bertahap.

“Penurunan berat badan yang sehat itu yang tidak drastis atau instan. Penurunan berat badan yang sehat adalah 0,5-1 Kg per minggu,” ungkapnya.

Atur Pola Makan

Rahadyana Muslichah menekankan, program diet terbaik yang bisa dijalankan secara konsisten. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan dengan mengombinasikan diet dan olahraga.

Untuk diet dilakukan dengan menerapkan pengurangan asupan kalori setelah menghitung kebutuhan harian tubuh.

Lalu, mengatur porsi makan mengikuti panduan gizi seimbang.

“Diet itu bukan berarti harus menghindari berbagai jenis makanan. Sebab, semua jenis zat gizi tetap diperlukan tubuh, hanya saja porsi makannya diatur sesuai prinsip gizi seimbang,” katanya.

Pilih protein rendah lemak misalnya, ikan, daging putih, telur, dan susu rendah lemak. Selain itu, variasikan pemenuhan kebutuhan karbohidrat.

Misalnya tidak hanya dengan nasi putih saja, tetapi divariasikan dengan bahan pangan lain seperti singkong, ubi, atau beras merah yang mengandung serat. Tak lupa perbanyak konsumsi sayur dan buah.

Baca juga: Penting bagi Ibu Menyusui! Inilah 6 Tips Diet Sehat, Langsing Kembali Setelah Melahirkan

Baca juga: Mengacaukan Siklus Tidur dan Bikin Cepat Lapar, Ini 5 Alasan Alkohol Tidak Baik untuk Diet

Pilih Camilan Sehat

Pilihlah camilan sehat untuk diet yakni dengan kandungan rendah kalori, seperti buah buahan yang bisa diolah dalam bentuk jus ataupun buah potong.

Batasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, minyak, dan lemak agar berat badan tidak melonjak.

Rekomendasi Kemenkes asupan porsi gula sebanyak 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh per hari,dan lemak 5 sendok makan per hari.

Kombinasikan Diet dengan Olahraga

“Diet juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik/olahraga karena akan lebih cepat untuk menurunkan persentase lemak tubuh. Olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit dalam 1 minggu,” terangnya.

Olahraga yang dapat dilakukan antara lain aerobik seperti jogging atau bersepeda. Lalu dikombinasikan dengan latihan kekuatan seperti sit up, push up, ataupun plank.

“Kunci diet sebenarnya dengan berusaha menargetkan perubahan pola hidup termasuk pola makan dan olahraga. Hal ini memang membutuhan waktu tidak bisa dilakukan secara instan dan harapannya ini bisa dipraktikan terus meski berat badan sudah turun,” paparnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mau Diet Sehat dan Aman? Yuk Ikuti Tips Ahli Gizi UGM

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved