Breaking News:

Info Populer

Ini Penjelasan Ahli Mengenai Ejakulasi Dini, Ternyata Bukan Faktor Psikologis

Banyak yang mengira masalah ejakulasi dini pada pria disebabkan oleh faktor psikologis.

feelphotoart
Ilustrasi impoten dan ejakulasi dini 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banyak yang mengira masalah ejakulasi dini pada pria disebabkan oleh faktor psikologis.

Dilansir, Tribunnews Medical Sexologies dr. Binsar Martin Sinaga FIAS meluruskan anggapan tersebut.

Yang ditekannya, yakni masalah ejakulasi dini pada pria adalah masalah klinis.

Baca juga: Pria Wajib Catat! 10 Makanan Alami yang Ampuh Atasi Ejakulasi Dini

Baca juga: Sering Berdampak ke Kesehatan Mental, Berikut 8 Tanda Kencanduan Seks

"Orang banyak bilang ini masalah psikologis ternyata dari segi kedokteran ejakulasi dini itu persoalan klinis bukan psikologis," ucap dr. Binsar saat live talkshow bersama Tribunnews.com, Kamis (25/6/2020).

Pertama ejakulasi dini pada pria terjadi karena adanya gangguan pada syaraf eurologis yang membuat refleks syaraf di bagian Mr. P yang mengatur ejakulasi mengalami gangguan.

"Ejakulasi itu diatur prostat dan vesikula seminalis yang akan mengeluarkan cairan semen, kalau syaraf terganggu oleh karena susunan syaraf atau trauma karingan syaraf maka bisa terjadi ejakulasi cepat karena syaraf yang terganggu," kata dr. Binsar.

Kemudian ejakulasi juga disebabkan oleh masalah gangguan pada hormon testosteron yang mempengaruhi libido dan kekuatan otot Mr. P.

Baca juga: 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2021, Ranjang di Wisma Atlet Pertama Bisa Cegah Seks Bebas

Baca juga: Video Viral Pesta Seks di Bali, Diduga Video Lama

Kalau hormon terganggu maka akan berisiko menimbulkan ejakulasi dan masalah penurunan hormon ini bisa disebabkan oleh karena gaya hidup tidak sehat maupun masalah umur.

"Hormon testosteron yang terganggu atau kadarnya berkurang akan menyebabkan ejakulasi, makanya pria usia 50 tahun ke atas kadar hormonnya kan mulai berkurang menyebabkan ejakulasi cepat juga," ungkap dr. Binsar.

Lalu karena terjadi masalah ejakulasi akibat syaraf dan hormon barulah muncul masalah psikologis karena khawatir tidak bisa menyebabkan pasangan dan timbul kecemasan-kecemasan lainnya.

"Jadi terjadi gangguan testeron baru terjadi psikologis. Kalau hormon terganggu, mudah cemas, tidak bsia menikmati hidup lalu kekuatan fisik menurun," kata dr. Binsar. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ejakulasi Dini Bukan karena Faktor Psikologis, Simak Penjelasan Ahli

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved