Berita Kesehatan
Ini 4 Tanda Kamu Mempunyai Masalah pada Lever, Penyakit Kuning Hingga Retensi Cairan
Tahukan tribunners bahwa Lever atau hati berfungsi sebagai filter tubuh untuk membersihkan racun.
TRIBUN-BALI.COM - Tahukan tribunners bahwa Lever atau hati berfungsi sebagai filter tubuh untuk membersihkan racun.
Hal ini membuat Lever atau hati menjadi organ yang penting bagi jalannya kehidupan manusia.
Oleh karena itu, menjaga Lever merupakan hal yang harus terus dilakukan.
Akan tetapi , jika lever bekerja terlalu keras, hal itu bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Lever bekerja terlalu keras ketika kita minum banyak alkohol, terkena inveksi kronis, atau sering mengonsumsi makanan tak sehat.
Baca juga: RESMI, Pangdam Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa Jabat Pangkogabwilhan III Gantikan Letjen Jeffry
Tanda lever bermasalah
Sebagai antisipasi, Anda harus memahami tanda-tanda adanya masalah pada lever Anda. Berikut tanda-tanda lever bermasalah:
1. Retensi cairan
Retensi cairan adala tanda paling umum dari penyakit lever. Hampir 50 persen orang yag mengalami sirosis mengalami retensi cairan.
Akumulasi cairan dapat menyebabkan distensi di perut atau pembengkakan di kaki. Hal ini terjadi ketika tekanan darah tinggi berkembang di pembuluh darah lever.
Lever yang tidak bisa membuat albumin, protein yang mencegah kebocoran dari aliran darah Anda ke jaringan juga bisa memicu retensi cairan.
2. Penyakit kuning
Kondisi ini menyebabkan urine lebih gelap dan muncul warna kekuningan pada kulit atau bagian putih mata.
Hal ini terjadi ketika bilirubin, pigmen yang terbentuk ketika sel darah merah rusak, menumpuk di aliran darah.
Hati yang sehat menyerap bilirubin dan mengubahnya menjadi empedu. Tubuh Anda kemudian mengeluarkannya dalam tinja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-hati_20161101_090441.jpg)