Tips Kesehatan
Tanda-tanda Lever Bermasalah, Kaki Bengkak Hingga Pendarahan
Lever bekerja terlalu keras ketika kita minum banyak alkohol, terkena inveksi kronis, atau sering mengonsumsi makanan tak sehat.
TRIBUN-BALI.COM - Lever atau hati berfungsi sebagai filter tubuh untuk membersihkan racun.
Namun, jika lever bekerja terlalu keras, hal itu bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
Lever bekerja terlalu keras ketika kita minum banyak alkohol, terkena inveksi kronis, atau sering mengonsumsi makanan tak sehat.
Tanda lever bermasalah
Sebagai antisipasi, Anda harus memahami tanda-tanda adanya masalah pada lever Anda. Berikut tanda-tanda lever bermasalah:
Baca juga: Ini 4 Tanda Kamu Mempunyai Masalah pada Lever, Penyakit Kuning Hingga Retensi Cairan
1. Retensi cairan
Retensi cairan adala tanda paling umum dari penyakit lever.
Hampir 50 persen orang yag mengalami sirosis mengalami retensi cairan.
Akumulasi cairan dapat menyebabkan distensi di perut atau pembengkakan di kaki.
Hal ini terjadi ketika tekanan darah tinggi berkembang di pembuluh darah lever.
Baca juga: Kenapa Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah? Berikut Penjelasannya
Lever yang tidak bisa membuat albumin, protein yang mencegah kebocoran dari aliran darah Anda ke jaringan juga bisa memicu retensi cairan.
2. Penyakit kuning
Kondisi ini menyebabkan urine lebih gelap dan muncul warna kekuningan pada kulit atau bagian putih mata.
Hal ini terjadi ketika bilirubin, pigmen yang terbentuk ketika sel darah merah rusak, menumpuk di aliran darah.
Hati yang sehat menyerap bilirubin dan mengubahnya menjadi empedu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-mata-kuning.jpg)