Tips Kesehatan
Kenali Apa Saja Gejala Omicron dan Cara Mencegah Penularannya
Varian Omicron terbukti lebih cepat menular dibandingkan varian lainnya. Hal inilah yang membuat khawatir banyak pihak.
Belum diketahui pasti terkait perbedaan manifestasi klinis dengan varian lainnya.
Varian Omicron dapat menimbulkan berbagai derajat keparahan baik tanpa gejala, ringan, sedang hingga berat.
Baca juga: Gejala Khas Varian Omicron, Batuk dan Nyeri Tenggorokan, Jika Kritis Langsung Sesak Napas
Baca juga: Eijkman Ungkap Efektivitas Vaksin Booster Lawan Varian Omicron
Baca juga: Data Kemenkes Ungkap Transmisi Lokal Mulai Mendominasi Kasus Omicron di Indonesia
Gejala yang dilaporkan umumnya bersifat ringan seperti:
- Demam
- Batuk
- Kelelahan
- Pilek
- Nyeri tenggorokan
- Sakit kepala
Jika sudah melakukan pencegahn namun masih terinfeksi Omicron, apa yang harus dilakukan?
Segera lakukan isolasi mandiri di rumah.
Saat ini Kemenkes menyediakan layanan konsultasi online (telekonsultasi) dan paket obat gratis. Jika Anda positif COVID-19, Anda dapat mengakses layanan tersebut dengan cara berikut:
- Tunggu WhatsApp resmi dari Kemenkes (centang hijau) atau cek kelayakan secara mandiri melalui isoman.kemkes.go.id
- Jika terdaftar, Anda bisa konsultasi dokter di penyedia layanan telemedicine (PLT) yang bekerja sama dengan Kemenkes dengan memasukkan kode voucher ISOMAN
- Dokter akan melakukan triase dan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien di akhir sesi konsultasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/info-grafis-terkait-mencegah-penularan-omicron-lewat-masker-dua-lapis.jpg)