Tips Kesehatan
KAYA MANFAAT! Ini Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan Penderita Diabetes
Ada kedelai yang belum diolah dan ada juga yang telah diolah seperti menjadi tahu, temoe atau pun susu kedelai.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Anda pastinya sudah tak asing lagi dengan kedelai.
Kedelai sendiri dapat dengan mudah dijumpai di pasaran.
Ada kedelai yang belum diolah dan ada juga yang telah diolah seperti menjadi tahu, tempe atau pun susu kedelai.
Namun, tahukah Anda bahwa selain rasanya yang lezat kedelai juga memiliki kaya manfaat khususnya bagi kesehatan.
Kedelai sendiri mengandung isoflavon yang baik untuk kesehatan penderita diabetes.
Diabates, penyakit yang muncul akibat gaya hidup buruk.
Baca juga: MANFAAT Ubi Ungu Bagi Kesehatan, Diantaranya Menurunkan Tekanan Darah & Risiko Asma
Baca juga: KENALI! Ini Efek Samping 5 Vaksin Booster, Mulai dari Demam hingga Mual
Baca juga: Puan Maharani Minta Pemerintah Jokowi Tinjau Ulang Pencairan JHT: JHT Bukanlah Dana dari Pemerintah
Para penderita diabetes wajib mengontrol gula darah untuk menghindari komplikasi penyakit.
Kabar baiknya, kadar gula darah bisa dikontrol dengan mengonsumsi makanan tertentu.
Salah satu makanan yang baik dikonsumsi penderita diabetes adalah kacang kedelai.
Mengutip dari Kompas.com, kacang kedelai isoflavon, serat, protein, omega 3, dan omega 6.
Merangkum dari Science Daily, kandungan isoflavon dalam kedelai bisa menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Konsumsi kedelai telah terbukti menurunkan kolesterol, kadar glukosam dan meningkatkan toleransi glukosa pada penderita diabetes.
Banyak pengamatan epidemilogis dan studi klinis manusia menunjukkan bahwa kedelai dihubungkan dengan rendahnya risiko diabetes dan peningkatan sensitivitas insulin, serta risiko kardiovaskular yang lebih rendah.
"Hasil penelitian menunjukkan isoflavon kedelai memberikan efek anti diabetes dengan menargetkan faktor transkripsi spesifik sel lemak dan molekul pensinyalan hilir yang penting untuk penyerapan glukosa dan dengan sensitivitas insulin," kata Young Cheul Kim, dari University of Massachusetts Amherst.
Penelitian terbaru menunjukkan daidzein dan equol meningkatkan diferensiasi adiposit dengan mengaktifkan reseptor spesifik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kedelai_20180212_132710.jpg)