Berita Klungkung

Kebijakan Bebas Karantina dan VoA Belum Berdampak ke Destinasi di Klungkung Daratan

Pemberlakukan kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara belum berdampak signifikan terhadap beberapa objek wisata

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Kunjungan wisatawan lokal ke objek wisata Kertagosa, Minggu (20/3). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pemberlakukan kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival ( VoA) bagi wisatawan mancanegara belum berdampak signifikan terhadap beberapa objek wisata di Klungkung daratan.

Saat ini beberapa objek wisata unggulan di Klungkung daratan seperti di Kerta Gosa, Museum Semarajaya, hingga Pura Goa Lawah masih sebatas dikunjungi wisatawan domestik.

Itu pun jumlahnya tidak banyak.

Baca juga: Lomba Panahan Tradisional di Istana Taman Jepun Denpasar, Peserta dari Klungkung hingga Buleleng

Baca juga: Pemkab Klungkung Ngaturang Bakti Penganyar Rangkaian Upacara Ida Batara Turun Kabeh di Pura Besakih 

Baca juga: Anggota Polisi Klungkung Akhiri Hidup di Merajan, Diduga Karena Miliki Penyakit Kejiwaan

Kepala UPTD Museum Semarajaya, Museum Semarajaya Cokorda Gde Nala Rukmaja menjelaskan, pasca berlakunya kebijakan bebas karantina maupun VoA, belum ada wisatawan asing yang berkunjung ke Museum Semarajaya.

Dalam beberapa pekan belakangan, hanya ada kunjungan beberapa wisatawan domestik.

Padahal destinasi yang menjadi satu kawasan dengan Kerta Gosa itu, sebelum pandemi selalu didominasi oleh kunjungan wisatawan mamcanegara.

"Sementara kunjungan ke museum masih wisatawan lokal," ungkap Nala Rukmaja, Minggu (20/3).

Dirinya mengatakan, saat kunjungan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto ke Klungkung beberapa hari lalu, rencananya delegasi Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (Global Platform for Disaster Risk Reduction/GPDRR) akan diajak untuk mengunjungi objek wisata Kerta Gosa di Kota Semarapura. Indonesia sendiri, akan menjadi tuan rumah GPDRR ke-7 pada 23-28 Mei 2022.

Baca juga: PMI Klungkung Krisis Ketersediaan Stok Darah Khususnya Golongan Darah AB

Baca juga: RINCIAN Harga Minyak Goreng di Aplikasi Happy Fresh, Sayurbox, Tokopedia Hingga Shopee

Baca juga: Tembus Rp24 Ribu Per Liter, Harga Minyak Goreng di Klungkung Bikin Konsumen Kaget

Baca juga: RINCIAN Harga Minyak Goreng di Aplikasi Happy Fresh, Sayurbox, Tokopedia Hingga Shopee

"Semoga dengan kunjungan delegasi itu, mengawali kunjungan wisatawan asing ke Kerta Gosa maupun Museum Semarajaya," jelasnya.

Sementara itu, kebijakan tanpa karantina dan Visa on arrival ( VoA) mulai berdampak ke pariwisata di Nusa Penida.

Ketua PHRI Klungkung I Wayan Kariana mengungkapkan, Kebijakan bebas karantina, mulai berdampak dengan adanya pesanan kamar pada bulan Juni 2022.

Itupun persentasenya masih kecil, yakni masih 10 persen.

Baca juga: PMI Klungkung Krisis Ketersediaan Stok Darah Khususnya Golongan Darah AB

Baca juga: Observasi Komisi III DPRD Klungkung, Masih Ditemukan Kasus Gizi Buruk di Nusa Penida

"Mulai bulan Juni, teman-teman pelaku pariwisata di Nusa Penida mulai terima bookingan. Persentasenya masih dibawah 10 persen, tapi setidaknya sudah ada kehidupan," ujar Kariana.

Pemberlakukan kebijakan tanpa karantina dan Visa on arrival ( VoA) juga disambut baik oleh para pelaku pariwisata di Nusa Penida. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved