Berita Bali

Terlibat Edarkan Sabu dan Ekstasi di Denpasar, Rizki Dituntut Pidana Penjara Delapan Tahun 

Rizki Ramadan (21) telah menjalani sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dia dituntut pidana penjara selama delapan tahun

Shutterstock
Ilustrasi sabu - Terlibat Edarkan Sabu dan Ekstasi di Denpasar, Rizki Dituntut Pidana Penjara Delapan Tahun  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rizki Ramadan (21) telah menjalani sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dia dituntut pidana penjara selama delapan tahun, karena diduga terlibat peredaran narkotik jenis sabu dan ekstasi.

Surat tuntutan telah dibacakan Jaksa Yuli Peladiyanti dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

"Tuntutan jaksa sudah dibacakan. Terdakwa Rizki Ramadan dituntut pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp1.415. 000.000 subsidair enam bulan penjara," ungkap Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum terdakwa, Selasa, 29 Maret 2022.

Baca juga: Terlibat Jual Beli Sabu dan Ekstasi, Agung Katoi Divonis Penjara 7,5 Tahun 

Dikatakan Desi, kleinnya dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Yakni tanpa hak atau melawan hukum menyimpan, menguasai narkotika golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram. Sebagaimana dakwaan kedua jaksa, Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Kami sudah sampaikan kepada majelis hakim. Kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis," terang pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Sementara itu diungkap dalam surat dakwaan jaksa, Rizki ditangkap di area Perumahan Cipta Selaras Jalan Raya Imam Bonjol, Abiantimbul Denpasar Barat, Rabu, 17 Nopember 2021 sekira pukul 12.30 Wita. 

Baca juga: BNNP Bali Musnahkan Hampir 1 Kilogram Sabu, Tersangka Jaringan Surabaya - Bali dan Jaringan Denpasar

Terlibatnya Rizki dalam pusaran gelap peredaran narkoba bermula saat dihubungi oleh Sincan (DPO).

Terdakwa ditawari pekerjaan menempel sabu dan ekstasi dengan upah Rp50 ribu setiap titik lokasi. Selain mendapat uang, terdakwa diiming-imingi bisa mengkonsumsi sabu secara gratis. 

Dua hari sebelum tertangkap, Rizki diperintah oleh Sincan mengambil sabu, ekstasi, timbangan, gunting, plastik klip kosong dan beberapa barang lainnya di seputaran Monang maning, Denpasar Barat. Setelah berhasil, Riski membawa paket sabu dan ekstasi ke kosnya. 

Tanggal 17 Nopember 2021 sekira jam 12.00 Wita Sincan menghubungi Rizki, menyuruh menempelkan 4 paket sabu di sekitar area Perumahan Cipta Selaras, Jalan Raya Imam Bonjol. 

Rizki pun berangkat dari kosnya membawa tas selempang yang di dalamnya sudah berisi paket-paket sabu dan ekstasi.

Namun saat dia akan mencari lokasi menempel paket sabu, datang Tim Sat Resnarkoba Polresta Denpasar yang langsung melakukan penangkapan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved