Berita Bali
Pemprov Bali Sentil Buleleng, Capaian Vaksinasi Booster se-Bali Hampir 60 Persen
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus menggenjot vaksinasi tahap tiga atau booster kepada masyarakat di Pulau Dewata
Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus menggenjot vaksinasi tahap tiga atau booster kepada masyarakat di Pulau Dewata.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari menciptakan herd immunity di kalangan masyarakat Bali.
Selain itu, percepatan vaksinasi booster ini juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Bali menjadi tuan rumah KTT G20.
Seiring dengan mulai pelonggaran berbagai persyaratan, seperti syarat perjalanan oleh pemerintah pusat.
Baca juga: Vaksinasi Booster di Buleleng Capai 40.13 %, Satgas: Warga Banyak Tinggal dan Bekerja di Luar Daerah
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin saat dikonfirmasi mengatakan, capaian vaksinasi ketiga tersebut mencapai 55,72 persen.
Dari jumlah tersebut, Kota Denpasar menjadi wilayah yang paling tinggi tingkat vaksinasinya yakni 72,77 persen.
Hal ini sendiri menurutnya berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat saat ini.
“Tertinggi Denpasar, dan terendah adalah di Kabupaten Buleleng,” paparnya dalam siaran pers, Minggu 10 April 2022.
Di sisi lain, kabupaten yang memiliki tingkat terendah dalam progress vaksinasi booster adalah Buleleng dengan 30 persen.
Sementara, Kabupaten Badung dan Tabanan sudah mencapai 60 persen.
Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung 50 persen. Serta Kabupaten Bangli, Karangasem, Jembrana 40 persen lebih.
Capian vaksinasi itu juga berpengaruh terhadap jumlah kasus yang ada di Provinsi Bali.
Terlebih saat ini beberapa event yang bertujuan untuk memutar roda perekonomian masyarakat Bali juga sudah dilakukan, meski tetap dengan penggunaan prokes secara ketat.
“Update Covid-19 Provinsi Bali, per Sabtu 9 April 2022 kemarin, positif 42, sembuh 45 dan meninggal 0,” imbuh Rentin.
Perolehan persentase paling banyak di Kota Denpasar merupakan salah satu motivasi bagi kabupaten lainnya.
Selain mencari upaya-upaya yang dilakukan guna mempercepat proses vaksinasi untuk menciptakan herd immunity.
Pernyataan Rentin itu langsung dibantah pihak Satgas Covid-19 Buleleng.
Menurut data yang berhasil dihimpun dari Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng, capaian vaksinasi dosis tiga atau booster per Minggu 10 April 2022, telah mencapai 40.13 persen.
Satgas dibantu TNI-Polri pun saat ini terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster, dengan membuka titik pelaksanaan di desa-desa.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan dihubungi Minggu 10 April 2022 mengatakan, capaian vaksinasi booster di Buleleng saat ini sudah mencapai 40.13 persen, atau telah menyasar pada 215.888 orang.
Sementara vaksin dosis pertama telah mencapai 83.29 persen, atau menyasar 615.179 orang.
Sedangkan vaksin dosis dua telah mencapai 72.72 persen, atau menyasar pada 447.338 orang.
Suwarmawan tidak memungkiri, masih rendahnya capaian vaksinasi dosis tiga ini terjadi lantaran banyak warga Buleleng yang bekerja dan tinggal di luar daerah, seperti di Denpasar dan Badung.
Warga yang tinggal di daerah itu lantas memilih untuk melaksanakan vaksinasi di Denpasar atau Badung.
Dengan demikian, data vaksinasinya pun masuk ke Satgas Covid-19 Denpasar atau Badung.
"Jadi warga Buleleng yang mengikuti vaksinasi di Denpasar, maka datanya masuk di Satgas Denpasar. Data capaian yang diinput bukan berdasarkan KTP di mana yang bersangkutan berasal, karena Satgas harus mempertanggung jawabkan berapa jumlah vaksin yang terpakai," terangnya.
Satgas Covid-19 Buleleng ungkap Suwarmawan hingga saat ini terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Booster di Bali Capai Hampir 60 Persen, Pemprov Bali Sentil Buleleng
Salah satunya dengan membuka pelayanan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan yang ada, serta membuka lokasi pelayanan di desa-desa.
Pihaknya juga rutin menggelar siaran keliling dan melalui media sosial, agar masyarakat bersedia untuk mengikuti vaksinasi.
"Jadi kami minta kesadaran masyarakat, agar bersedia mengikuti vaksinasi. Ini untuk kepentingan kita bersama, untuk menghadapi kehidupan baru menuju ke arah endemik," tutupnya.
Denpasar Tertinggi
Cakupan vaksinasi booster di Kota Denpasar menempati urutan tertinggi di Bali.
Berdasarkan data terakhir, adapun persentasenya sudah mencapai 72,8 persen.
Dari jumlah ini, kini sudah 366.492 warga yang divaksinasi booster.
Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu 10 April 2022.
“Persentase vaksinasi booster di Denpasar sudah 72,8 persen, dan ini merupakan jumlah tertinggi di Bali,” kata Dewa Rai.
Ia mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi booster ini sudah ada 40 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ada di Denpasar.
“Warga yang ingin melakukan vaksinasi booster bisa langsung datang ke masing-masing fasyankes terdekat,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan vaksinasi dengan menyasar banjar-banjar hingga door to door ke rumah-rumah bagi warga lansia atau disabilitas.
“Kami juga bekerjasama dengan beberapa lembaga, baik dari kepolisian, BIN, hingga komunitas-komunitas untuk melaksanakan vaksin booster ini,” katanya.
Ia menambahkan vaksinasi booster ini hanya dapat diberikan dengan jeda waktu minimal 3 bulan dari dosis kedua.
Dewa Rai mengatakan, dengan adanya kebijakan wisatawan tanpa karantina pihaknya mengaku semakin menggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster di Denpasar.
Selain vaksinasi booster, vaksinasi dosis pertama dan kedua di Denpasar juga memiliki cakupan yang tinggi.
Baca juga: Percepat Bentuk Herd Imunity, Pemkot Denpasar & Kongres Advokat Indonesia Gelar Vaksinasi Massal
Untuk vaksinasi dosis pertama telah menyasar 954.328 orang dengan persentase 151 persen.
Sedangkan dosis kedua menyasar 871.725 orang atau 138 persen.
Safari Vaksin ke Masjid Diburu Warga
SYARAT tidak dibutuhkannya Rapid tes antigen atau PCR untuk memasuki Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk adalah dengan vaksinasi booster.
Atas hal itu pulalah, vaksinasi dengan sistem safari saat ini diburu oleh warga. Seperti halnya yang dilakukan dalam rangka “Gerai Vaksinasi di Bulan Suci Ramadhan 1443 H” yang dilakukan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara seusai salat tarawih kepada umat Muslim.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, mengatakan, gerai vaksin yang dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah dan Masjid Muhajirin dari ketakmiran masjid, pengurus masjid, masyarakat setempat sangat antusias.
Terutama respons dari masyarakat sangat bagus.
Sehingga percepatan vaksinasi dapat terlaksana dengan baik dan yang mudik bisa berjalan dengan lancar.
“Jadi kami sangat berterimakasih dengan antusiasme masyarakat yang cukup baik,” ucap Kapolres Jembrana, Minggu 10 April 2022.
Dijelaskannya, kegiatan itu dilakukan, Sabtu 9 April 2022 malam.
Pihaknya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada warga setempat yang beragama Islam, semoga berkah dan segala sesuatunya dilancarkan.
Baca juga: Bulan Ramadan Tak Surutkan Animo Warga Jalani Vaksinasi Booster di Kuta
Pada kesempatan tersebut juga, pihaknya mengajak Ketua Yayasan dan Ketua Takmir Masjid beserta pengurus Masjid lainnya untuk membantu kepolisian dalam menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polres Jembrana.
"Kami mohon kerjasamanya dalam memberikan informasi kepada kepolisian apabila terjadi permasalahan di masyarakat," bebernya. (gil/rtu/sup/ang)
Kumpulan Artikel Bali