Berita Gianyar

Kehilangan Pekerjaan, Sopir Tamu Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap BNNK Gianyar

Kehilangan Pekerjaan, Sopir Tamu Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap BNNK Gianyar

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kehilangan Pekerjaan, Sopir Tamu Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap BNNK Gianyar 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kehilangan Pekerjaan, Sopir Tamu Jadi Pengedar Narkoba, Ditangkap BNNK Gianyar.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar Bali mengamankan seorang duda, ACK (45) asal Denpasar atas tindak pengedaran narkotika jenis sabu, di Gang Anyer X, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, 12 April 2022 pukul 18.50 Wita.

Di tangan pelaku, BNNK Gianyar berhasil mengamankan barang bukti seberat 58,88 gram sabu. 

Dalam kegiatan pengungkapan kasus yang dilakukan BNNK Gianyar, Rabu 20 April 2022 pagi, ACK tampak berjalan dengan cara dibergol, didampingi petugas BNNK Gianyar dengan senjata laras panjang.

Diketahui, ACK merupakan seorang residivis narkoba, ia pernah diamankan Polresta Denpasar tahun 2015 lalu, dan baru keluar tahanan tahun 2020.

Saat bebas, ACK sempat bekerja sebagai sopir turis, namun karena pandemi, ia kembali beralih ke dunia gelap.

Kepala BNNK Gianyar AKBP Gusti Agung Alit Adnyana membenarkan hal tersebut.

Kata dia, pelaku diamankan di Gang Anyer X, Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Penangkapan tersebut, kata dia, tak terlepas dari komunikasi dan sosialisasi intens yang dilakukan pihaknya dengan masyarakat. 

"Seperti yang sudah kami lakukan setiap saat. Kami BNNK, melakukan kegiatan pencegahan, pemberantasan narkotika. Menginfokan pada masyarakat agar melaporkan ke kami jika ada dugaan penyalahgunaan narkotika. Hasil yang kami terima adalah pada 12 April 2022 ada informasi dari masyarakat tentang dugaan penyalahgunaan narkotika," ujarnya. 

Atas informasi tersebut, pihaknya pun melakukan penyelidikan, hingga akhirnya melihat ACK dengan gelagat mencurigakan.

Saat itu ia tengah mengambil plastik yang mencurigakan, dan langsung kabur.

Pihaknya pun lantas melakukan pengejaran, dan dikarenakan yang bersangkutan tidak bersikap kooperaktif pada petugas, akhinya dilakukan upaya penggeledahan paksa. 

"Kami lakukan upaya paksa. Karena pada saat itu yang bersangkutan mengambil barang menggunakan motor. Barangnya ada dalam kemasan dalam keadaan tergantung. Kami sempat lakukan pengejaran dan berhasil ditangkap. Dalam upaya paksa yang kami lakukan, kami dapatkan 3 bungkus plastik ya g di dalamnnya saat itu berisi sejumlah paket sabu. Kalau ditotal beratnya 58,88 gram sabu," ungkap AKBP Adnyana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Berita Gianyar
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved