Berita Tabanan

CPNS dan PPPK Tahap I Tabanan Terima SK Pengangkatan, Bupati Tekankan Jangan Jadi Kaum Priyayi

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) CPNS dan PPPK Tahap I tahun anggaran 2021 di Gedung Kesenian Ketut

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) CPNS dan PPPK Tahap I tahun anggaran 2021 di Gedung Ketut Maria Tabanan, Selasa 26 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) CPNS dan PPPK Tahap I tahun anggaran 2021 di Gedung Kesenian Ketut Maria Tabanan, Selasa 26 April 2022.

Para ASN yang telah lulus ini diminta untuk mengedepankan loyalitas dalam pekerjaan. Selain itu, ASN diharapkan jangan jadi kaum priyayi, melainkan menjadi pelayan masyarakat. 

Menurut data yang diperoleh dari BKPSDM Tabanan, total tenaga yang akan mendapatkan SK sebanyak 564 orang.

Rinciannya, CPNS formasi umum sebanyak 114 orang dan 450 orang untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanian Kerja (PPPK) Guru. Dan diluar itu, juga ada 2 orang Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Baca juga: Tabanan Sediakan Tim Vaksinasi di Setiap Pos Mudik, 5 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu

Menurut Bupati Sanjaya, para ASN yang telah lulus sudah seharusnya sangat bersyukur.

Sebab, mereka telah mendapat pekerjaan yang layak di tengah kondisi pandemi saat ini. Terlebih saat pandemi ekonomi sulit dan pekerjaan juga sulit diperoleh. 

Sanjaya juga menekankan, agar para ASN ini nantinya mengedepankan loyalitas untuk pekerjaan. Selain loyalitas, ASN juga harus inovatif dan kreatif agar bisa membangun Tabanan. 

"Loyalitas dan memiliki jiwa ngayah untuk menbangun Kabupaten Tabanan yang kita cintai. Banggalah menjadi orang Tabanan," tegasnya.

Baca juga: Dinas Kesehatan Tabanan Catat 15 Kasus DBD di April 2022, Pemerintah Juga Waspadai Cikungunya

Politikus PDIP ini juga menegaskan agar para ASN yang baru lulus dan juga yang senior agar tidak menjadi kaum priyayi. Kaum priyayi yang dimaksud adalah hanya senang memerintah tapi tak suka bekerja. 

"Kami harap tidak menjadi priyayi, melainkan menjadi pelayanan masyarakat," tegasnya sembari menantang para ASN baru ini untuk bekerja secara inovatif dan kreatif.

Baca juga: Tabanan Masih Tunggu Petunjuk Provinsi Bali, Tiga DTW Disiapkan Sambut Kunjungan Peserta G-20

Disinggung mengenai selama ini Tabanan tak pernah menyentuk kelulusan sesuai formasi yang diterima dari Pusat, Bupati mengaku akan terus berkoordinasi dengan BKN khususnya BKN Regional X agar kedepannya dibantu.

Artinya mereka yang belum lulus di tahap pertama akaan terus didorong sehingga bisa lulus di tahap selanjutnya.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Kanreg agar nanti dibantu baik dari sisi aturan regulasi dan lainnya. Artinya dibantu lah. Ketika ada peserta yang kurang beruntung saat ini, di gelombang 2 bisa beruntung," tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved