Berita Klungkung

Selama Libur Panjang Idul Fitri, Warga Klungkung Tetap Bisa Urus Kepesertaan BPJS Kesehatan

Selama libur panjang Idul Fitri, beberapa layanan publik di Klungkung masih tetap buka.

Istimewa
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Selama libur panjang Idul Fitri, beberapa layanan publik di Klungkung masih tetap buka.

Seperti layanan proses pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan di Dinas Sosial, melalui program kesehatan semesta atau Universal Health Coverage.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya menjelaskan, bagi warga yang hendak melakukan kepengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan saat libur panjang dapat menghubungi No Whatsapp 082236239327, 081353366218, dan 081918322588.

Baca juga: Desa Wisata Aan Klungkung Siapkan Destinasi Jelang Libur Panjang, Lebah Kele Jadi Daya Tarik 

Layanan pengurusan kepesertaan BPJS Kesehatan di Dinas Sosial, melalui program kesehatan semesta atau Universal Health Coverage ini dibuka mulai pukul 08.00 Wita sampai dengan 15.00 Wita.

" Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan terkait pelayanan ini. Jadi warga tetap bisa dilayani, walau tengah libur panjang," ujar Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Jumat 29 April 2022.

Menurutnya pelayanan pendaftaran BPJS Kesehatan melalui program Universal Health Coverage ini sangat penting, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga: Ruangan Mes Dokter di Puskesmas Dawan II Klungkung Hangus Terbakar

"Pelayanan ini menyangkut orang sakit, meskipun libur kami akan tetap layani. Kasihan kalau orang sakit tidak dilayani cuma karena libur panjang," ungkapnya. 

Untuk diketahui, Pemkab Klungkung berupaya memberikan jaminan kesehatan ke seluruh warga, tanpa hambatan financial melalui program Universal Health Coverage.

Baca juga: Rentan Memicu Konflik Sosial, Tim Terpadu Diminta Ikut Aktif Berantas Pungli di Klungkung

Per 31 Maret 2022, cakupan kepesertaan masyarakat Klungkung sudah mencapai 213.201 jiwa (98,39%) dari total 217.687 jiwa penduduk.

Dampak pandemi Covid-19 juga membuat bertambahnya warga Klungkung yang ikut program UHC.

Ini lantaran banyak warga yang mengalami pemutusan hubungan kerja, ekonomi merosot, sehingga tidak mampu melanjutkam jaminan kesehatan secara mandiri. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved