Berita Bangli
FANTASTIS! Pendapatan Parkir Alun-alun Bangli Capai Rp 900 Ribu Sehari
Berbagai acara menarik, mulai dari pameran hingga hiburan musik, disuguhkan dalam rangkaian HUT Bangli ke-818.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Berbagai acara menarik, mulai dari pameran hingga hiburan musik, disuguhkan dalam rangkaian HUT Bangli ke-818.
Kondisi ini berimbas pada pendapatan daerah, terutama dari sektor parkir yang meningkat pesat.
Kepala Bidang Teknis Sarana Prasarana (TSP) Dinas Perhubungan Bangli, Anak Agung Gde Hartawan, membenarkan hal tersebut.
Baca juga: Tidak Ada WFH, Seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Bangli Tetap Ngantor 100 Persen
Berdasarkan data Satuan Ruang Parkir (SRP), jumlah parkir sepeda motor rata-rata mencapai 700 hingga 800 unit per hari.
"Jumlah ini fluktuatif, tergantung acara yang disuguhkan pada hari itu. Misalnya ada hiburan musik, maka jumlah yang berkunjung bisa mencapai lebih dari 900 kendaraan. Sedangkan hari-hari biasa, rata-rata parkir hanya 300 sampai 400 kendaraan per hari," ucapnya.
Baca juga: Anjing Kintamani, Bupati Bangli Harapkan Breeder Lebih Serius Dalam Pembudidayaan
AA Hartawan mengatakan, kantong parkir yang disediakan yakni di sebelah utara kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Dan sebelah barat, timur, serta selatan alun-alun Kota Bangli.
Dari empat kantong parkir tersebut, jumlah kendaraan roda dua yang bisa ditampung maksimal mencapai 1.000 unit.
Baca juga: Tidak WFH, Seluruh Pegawai Muslim di Bangli Tetap Ngantor
Ditegaskan, pihaknya hanya fokus mengatur parkir untuk kendaraan roda dua.
Khususnya di seputaran Alun-alun Kota Bangli.
Sementara parkir kendaraan roda empat, lebih diarahkan untuk parkir di sepanjang jalur I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Merdeka.
"Di sana cuma diatur saja oleh petugas dishub, tidak dipungut parkir. Untuk di jalur Brigjen Ngurah Rai, parkir mobil diarahkan di sisi barat jalan dari sebelah bale kambang ke utara. Sementara di jalan Merdeka, diarahkan parkir di sisi timur jalan. Termasuk parkir kendaraan di Utara Setda Bangli. Sementara itu juga tidak dipungut, hanya diatur saja agar tertib," ucap dia.
Baca juga: Anjing Kintamani, Bupati Bangli Harapkan Breeder Lebih Serius Dalam Pembudidayaan
Kendati demikian, AA Hartawan mengaku belum bisa menarget pendapatan harian untuk sektor parkir HUT Bangli.
"Kami masih proses menentukan berapa target yang pas untuk retribusi parkir di alun-alun Kota Bangli. Untuk retribusi sepeda motor besarannya Rp 1.000, sedangkan roda empat Rp 2.000. Itu sesuai Perda," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-parkir-di-sisi-barat-Alun-alun-Kota-Bangli-Selasa-105.jpg)