Travel
Pasca-Liburan Bukannya Pikiran Segar Malah Merasa Stres? Simak 7 Penyebab Stres Pasca-Liburan
Namun, sejumlah orang justru mengalami stres pascaliburan saat harus mulai kembali bekerja.
"Ini bisa mirip dengan perasaan sedih, cemas, atau depresi dengan karakteristik gangguan afektif musiman," kata Moffa.
Menurutnya, salah satu penyebab post holiday blues adalah pergantian musim dan waktu.
Hal ini khususnya terjadi bagi traveller yang berlibur ke luar negeri dalam jangka waktu lama.
Pergantian waktu atau musim selama liburan dapat memicu seseorang mengalami kecemasan setelah liburan.
Pasalnya, secara alami tubuh manusia perlu menyesuaikan diri dengan perubahan waktu atau musim yang terjadi di sekitar.
5. Makan berlebihan
Masih dari sumber Kompas.com, (6/5/2022), makan berlebihan saat liburan ternyata juga bisa memicu stres.
Sebuah riset yang diterbitkan pada 2019 mengungkapkan, mengonsumsi makanan tidak sehat dan makan terlalu banyak saat liburan dapat memicu perasaan stres ketika libur berakhir.
6. Kurang tidur
Saat liburan, biasanya kita menghabiskan waktu untuk berwisata ke berbagai tempat.
Perjalanan tersebut tak jarang membuat kita kurang tidur.
Baca juga: Deretan Makanan yang Bisa Atasi Stres, Ada Yogurt dan Sayur Bayam
Nah, ternyata faktor kurang tidur ini bisa memicu perasaan stres dan cemas ketika liburan selesai.
Oleh karena itu, kualitas tidur penting untuk diperhatikan saat libur panjang.
7. Masalah finansial
Saat liburan, kita tentunya ingin memanjakan diri sendiri maupun keluarga dengan berwisata, mengunjungi resto enak, dan lainnya.