Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Perhatikan! Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda, serta Cara Mencegahnya

Saat ini 1 dari 5 pasien serangan jantung berusia di bawah 40 tahun. Dimana antara tahun 2000-2016, angka serangan jantung meningkat 2% setiap tahun

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
cookie-studio/ Freepik
Saat ini 1 dari 5 pasien serangan jantung berusia di bawah 40 tahun. Dimana antara tahun 2000-2016, angka serangan jantung meningkat 2% setiap tahun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perhatikan! Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda, serta Cara Mencegahnya

Tribunners, kasus serangan jantung meningkat pada pasien berusia 20an hingga 30 tahun.

Saat ini 1 dari 5 pasien serangan jantung berusia di bawah 40 tahun.

Baca juga: Bye Flek Hitam! Cukup Gunakan Masker Daun Kelor, Wajah Auto Glowing, Catat Caranya Ya

Dimana antara tahun 2000-2016, angka serangan jantung meningkat 2 % setiap tahun pada kelompok usia muda, tepatnya di usia 20an atau awal 30-an.

Kasus serangan jantung ini tentu tidak lebih baik hanya karena pasiennya lebih muda.

Sebab pasien yang mengalami serangan jantung pada usia 20-an atau 30-an akan menghadapi risiko yang sama dengan pasien yang lebih tua.

Ketika mereka mengalami serangan jantung pertama, mereka memiliki peluang yang sama untuk meninggal akibat serangan jantung besar kedua atau stroke tanpa memandang usia selanjutnya.

Diketahui serangan jantung sendiri dikenal juga sebagai infark miokard, yakni kondisi ketika suplai darah di arteri koroner berkurang karena penyumbatan yang menyebabkan otot mati dan kekurangan oksigen.

Lantas apa yang menyebabkan serangan jantung ini?

Melansir laman Medical News Today, para peneliti dalam tinjauan tahun 2014 mencatat bahwa penyakit arteri koroner dan tekanan darah tinggi lebih mungkin menjadi penyebab serangan jantung untuk orang dewasa yang lebih tua.

Sedangkan pada orang yang lebih muda, penyebab umum serangan jantung yang memicu gagal jantung meliputi:

1. Penyakit jantung bawaan (PJB)

2. Kardiomiopati dilatasi genetik, yakni penyakit jantung yang memengaruhi otot bilik jantung bagian atas dan bawah

3. Miokarditis atau peradangan otot jantung

4. Lesi miokard akibat alkohol atau obat-obatan yang berlebihan kehamilan

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved